Semedo, TargetNews.ID . Polres Tegal menunjukkan dukungannya terhadap pelestarian sejarah dan kebudayaan daerah dengan menghadiri pembukaan Program Publik Wanara Seba 2026 bertajuk “Metamorfosil” di Museum Semedo, Desa Semedo, Kecamatan Kedungbanteng, Kabupaten Tegal, Minggu (01/11/2026).
Dalam kegiatan yang berlangsung pukul 08.00 hingga 11.00 WIB tersebut, Kapolres Tegal AKBP Febriyani Aer, S.I.K., M.H., diwakili oleh Kabaglog Polres Tegal AKP Umi Antum Farich, SH., M.H. Kehadiran Polri menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus memperkuat sinergitas dengan pemerintah daerah, TNI, komunitas seni, dan masyarakat.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Asisten I Sekda Kabupaten Tegal Drs. H. Akhmad Uwes Qoroni, M.T., yang mewakili Bupati Tegal, Danramil Kedungbanteng Lettu Inf H. Sukri, Kepala Unit Museum Semedo Pramudianto Dwi Hanggoro, S.Pd.T, unsur Forkopimcam Kedungbanteng, perwakilan OPD, para kepala desa, komunitas seni, pelaku budaya, serta masyarakat.
Dalam sambutan Bupati Tegal yang dibacakan oleh Asisten I Sekda, disampaikan apresiasi kepada Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia melalui Museum dan Cagar Budaya atas terselenggaranya program tersebut.
Keberadaan Museum Semedo bukan hanya sebagai tempat menyimpan benda-benda bersejarah, tetapi juga merupakan ruang pembelajaran, sumber pengetahuan, sekaligus jendela untuk memahami perjalanan panjang kehidupan manusia,” demikian disampaikan dalam sambutan Bupati Tegal.
Lebih lanjut, Bupati Tegal berharap kegiatan Wanara Seba 2026 dapat memperkenalkan kekayaan sejarah dan kebudayaan Kabupaten Tegal kepada masyarakat luas serta memberikan dampak positif bagi pelaku ekonomi kreatif melalui pertukaran gagasan dan kolaborasi.
Program Wanara Seba 2026 juga menghadirkan sejumlah rangkaian kegiatan, mulai dari gelar budaya dan sarasehan pada 1 November, workshop mencanting pada 8 November, workshop cukil pada 15 November, hingga jelajah kampung budaya pada 28–29 November 2026.
Sementara itu, Kapolres Tegal AKBP Febriyani Aer, S.I.K., M.H., melalui kehadiran Kabaglog AKP Umi Antum Farich, SH., M.H., menegaskan dukungan Polres Tegal terhadap kegiatan positif yang melibatkan masyarakat dan berorientasi pada pelestarian budaya daerah.
Polri mendukung berbagai kegiatan positif masyarakat, termasuk pelestarian sejarah dan kebudayaan daerah. Melalui sinergi dengan pemerintah daerah, TNI, komunitas budaya, dan seluruh elemen masyarakat, kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berkembang dalam suasana yang aman, tertib, dan kondusif,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Polres Tegal terus berkomitmen hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mendukung pelestarian nilai-nilai budaya, memperkuat persatuan, serta menjaga warisan sejarah sebagai bagian dari identitas bangsa.(Fauzi/Targetnews.id)










