Home / Uncategorized

Jumat, 22 Maret 2024 - 15:02 WIB

Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Tegal Gandeng Kalangan Gen-Z

Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Tegal Gandeng Kalangan Gen-Z

Percepat Penurunan Stunting, Pemkab Tegal Gandeng Kalangan Gen-Z

 

SLAWI – TargetNews.id  Pemkab Tegal melalui Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak serta Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Tegal menggelar Workshop Pembuatan Media Kampanye Pencegahan Stunting Bagi Remaja guna mendukung peran remaja dalam upaya percepatan penurunan stunting di Kabupaten.

Kegiatan yang diselenggerakan bekerja sama dengan Tanoto Foundation ini berlangsung dari tanggal 20 – 21 Maret 2024, bertempat di Ruang Rapat DP3AP2KB Kabupaten Tegal.

Workshop diikuti oleh 58 peserta dari 18 Kecamatan yang mewakili unsur Forum Generasi Berencana (GENRE), Posyandu Remaja, Pusat Informasi Konseling Remaja (PIK-R), IPPNU dan Ikatan Pelajar Muhamadiyah (IPM) Kabupaten Tegal.

Kepala Dinas DP3AP2KB Khofifah dalam sambutannya menyampaikan bahwa angka prevalensi stunting Kabupaten Tegal pada tahun 2022 sebesar 22,3% turun 5,7% dari angka 28% di tahun 2021. Tahun 2023 masih menunggu hasil survey kesehatan indonesia (SKI) dari Kementerian Kesehatan.
“Kita berharap hasil angka stunting dapat turun sesuai target di angka 16%,” kata Khofifah.

Baca juga  Sampaikan Pesan Kamtibmas, Bhabinkamtibmas Sambangi Warga Desa Binaannya

Lebih lanjut, Khofifah juga menjelaskan bahwa dalam Peraturan Bupati Nomor 4 tahun 2023 tentang Strategi Perubahan Perilaku Dalam Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2023-2026 terdapat enam kata kunci yang harus disosialisasikan.
Kemudian, enam kata kunci tersebut antara lain, pertama, ibu hamil dan remaja mengosumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Kedua, ibu hamil mengikuti kelas ibu minimal empat kali untuk edukasi gizi dan konseling.

Ketiga, ibu dan pengasuh menerapkan praktek Pemberian Makanan pada Bayi dan Anak (PMBA) sesuai anjuran. Keempat, ibu atau pengasuh membawa anak ke Posyandu untuk pemantauan tumbuh kembangnya.
Kelima, ibu, anak, dan anggota keluarga lainnya menerapkan Cuci Tangan Pakai Sabun (CTPS) dengan air mengalir. Keenam, ibu, anak dan anggota keluarga lainnya menggunakan jamban sehat.

Baca juga  Waspada Banjir! Dandim 1002/HST  Beri Imbauan Kepada Masyarakat Barabai dan Sekitarnya

Seiring dengan itu, untuk mempercepat angka penurunan stunting, DP3AP2KB mengajak para remaja untuk menjadi bagian Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) di Kabupaten Tegal.

“Saya minta kepada remaja-remaja Kabupaten Tegal dapat ikut andil memberikan edukasi kepada warga di lingkungan tempat tinggal masing-masing untuk membudayakan enam kata kunci perubahan perilku,” ujarnya.

Adapun untuk menunjang perannya, para remaja tersebut dibekali materi berupa pencegahan dan penanganan stunting, kampanye perubahan perilaku pencegahan stunting di masyarakat,

penyampaian enam pesan kunci pencegahan stunting, macam-macam media kampanye, tahapan membuat media kampanye dan sharing pengalaman pembuatan video untuk media sosial.(fauzi)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Polres Pulang Pisau Terima Supervisi Hukum dari Bidkum Polda Kalteng

Uncategorized

Polsek Kahayan Kuala lakukan sosialisasi kepada warga terkait Tindak Pidana Perdagangan Orang

Uncategorized

Cegah Kebakaran Hutan dan lahan, ini yang di lakukan Bhabinkamtibmas

Artikel

Penggeledahan Rutin di Kamar Tahanan Polres Pulang Pisau, Upaya Maksimal Menjaga Keamanan

Artikel

Sekda Sidak ASN yang Tidak Ikut Apel Bersama

Uncategorized

Babinsa Koramil 1612-02/Komodo Sersan Satu Umran Hadiri Penyaluran Bansos Tahap 3 di Kecamatan Boleng Kabupaten Manggarai Barat

Artikel

Presiden Prabowo Resmi Melantik H. Slamet Junaidi dan Ra Mahfud sebagai Bupati dan Wakil Bupati Sampang Periode 2025-2030

Uncategorized

Maklumat Kapolda Kalteng di tempelkan di tempat umum supaya bisa di baca Masyarakat