Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Rabu, 10 September 2025 - 11:51 WIB

Remaja Kelompok Gangster SSTB, All Star Terlibat Bentrokan Kalilom Lor Surabaya di Amankan Polres Tanjung Perak

Remaja Kelompok Gangster SSTB, All Star Terlibat Bentrokan Kalilom Lor Surabaya di Amankan Polres Tanjung Perak,[Foto: bib TargetNews.id]

Remaja Kelompok Gangster SSTB, All Star Terlibat Bentrokan Kalilom Lor Surabaya di Amankan Polres Tanjung Perak,[Foto: bib TargetNews.id]

TANJUNGPERAK, TargetNews.id Video viral di media sosial aksi kelompok gangster saling menyerang dengan menggunakan senjata tajam dan bom molotov langsung ditindaklanjuti Polsek Kenjeran bersama Unit Jatanras Polres Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya.

Peristiwa itu terjadi pada Senin, (8/9) sekitar pukul 01.00 Wib di Jalan Kalilom Lor Gang 3, Surabaya. Dari lokasi kejadian, polisi menemukan tiga bilah senjata tajam, satu busur panah, dan dua pecahan botol bekas molotov.

Kompol Yuyus Andriastanto, Kapolsek Kenjeran Surabaya melalui Kasi Humas Polres Pelabuhan Tanjung Perak Iptu Suroto menegaskan, setelah adanya kejadian tersebut anggota langsung turun untuk melakukan penyelidikan terkait video viral kelompok gangster yang menyerang di Jalan Kalilom Lor Gang 3 Surabaya.

Baca juga  Dua Kali Bobol Toko, Dua Pelaku Curat Ditangkap Tim Gabungan Polsek Banama Tingang

“Dari dasil penyelidikan mengungkap adanya dua kelompok yang terlibat, yakni gangster SSTB sebagai pihak yang diserang, dan gangster All Star serta gabungan kelompok lain sebagai penyerang,” tutur Iptu Suroto, kepada wartawan, pada Rabu (10/09/2025).

Iptu Suroto menjelaskan dari hasil penyelidikan anggota berhasil mengamankan sembilan remaja, lima di antaranya dari kelompok SSTB dan empat dari All Star. Identitas mereka tercatat mulai dari usia 14 hingga 21 tahun.

“Bahkan, satu di antaranya masih berstatus anak di bawah umur sehingga dilimpahkan ke Unit PPA Polres Pelabuhan Tanjung Perak,” tandasnya.

Suroto menambahkan, dari pengakuan salah satu pelaku FFM (18), aksi penyerangan ini dilakukan semata-mata untuk konten media sosial. Kelompoknya sengaja melempar molotov dan menyalakan kembang api ke arah gang tempat lawannya saat berkumpul, lalu meninggalkan lokasi dengan cepat menuju wilayah Tambaksari Surabaya.

Baca juga  Serka Suranto Babinsa Koramil 09/Kutowinangun Beri Dukungan Kinerja Pemdes Kaliputih

Saat ini, delapan remaja diamankan untuk dilakukan pendataan di Mapolsek Kenjeran untuk pemeriksaan lebih lanjut, sementara kepolisian masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya aktor lain di balik aksi tersebut.

Suroto menegaskan akan menindak tegas setiap aksi gangster yang meresahkan masyarakat. Tindakan para pelaku tidak hanya membahayakan orang lain, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan diri mereka sendiri

Bib

Share :

Baca Juga

Uncategorized

PWT (Parking, Walking, Talking) Merupakan Cara Patroli Personel Sat Samapta ajak Masyarakat Untuk Jaga Kamtibmas

BERITA UTAMA

Jalan Berlubang di Jembatan Tanjung Sangalang Diperbaiki, Arus Lalu Lintas Sempat Macet — Polisi Turun Tangan Atur Rekayasa Jalan

BERITA UTAMA

Kodim 1002/HST Gelar Nobar Piala Dunia 2026 Serentak di Delapan Koramil

Artikel

Direktur Dan Komisaris  PT Semesta Eltrido Pura Tidak Bayar Pinjaman Rp 7,5 M. Ditahan Kejari Tanjung Perak

BERITA UTAMA

Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan ini yang di Lakukan Bhabinkamtibmas

BERITA UTAMA

Profesionalitas Siswa Pusdikpel Kodiklatal Lattek Menembak Meriam dan Demolisi

Uncategorized

Sampaikan Maklumat Kapolda Kalteng, Ini Tujuan Satpolair Polres Pulpis

BERITA UTAMA

Polsek Maliku Turun ke Lapangan Sosialisasikan Larangan Karhutla dan Ancaman Hukum