Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Rabu, 17 Desember 2025 - 01:00 WIB

Seleksi Perangkat Desa Kandung, Kesongo, Babad Disorot, Warga Curigai Sandiwarah

TargatNews.ID Seleksi Perangkat Desa Kandung, Kesongo, Babad Disorot, Warga Curigai Sandiwarah

TargatNews.ID Seleksi Perangkat Desa Kandung, Kesongo, Babad Disorot, Warga Curigai Sandiwarah

BOJONEGORO TargetNews.ID Pelaksanaan ujian pengisian perangkat desa di Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Kamis (11/12/2025), menuai sorotan tajam dari masyarakat.

Tiga desa yang menggelar seleksi, yakni Desa Kesongo, Desa Kendung, dan Desa Babad, kini menjadi perbincangan hangat akibat mencuatnya dugaan praktik tidak fair dalam proses rekrutmen.

Ujian yang menggandeng Universitas Wisnuwardhana Malang sebagai pihak penguji dan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) sejatinya diharapkan menjamin transparansi dan objektivitas.

Namun di lapangan, justru muncul indikasi kuat adanya permainan di balik layar yang dinilai mencederai asas keadilan dalam seleksi perangkat desa.

Sejumlah warga mengungkap kecurigaan terhadap hasil ujian, terutama setelah nama anak dan kerabat kepala desa di tiga desa tersebut muncul sebagai peserta dengan nilai tinggi dan dinyatakan lolos seleksi.

Baca juga  Babinsa Koramil 08/Alian Hadiri Musdes Pengadaan Barang dan Jasa

Kondisi ini memunculkan pertanyaan besar terkait integritas proses ujian, meskipun secara teknis sistem CAT diklaim minim intervensi.

Di Desa Kesongo, formasi yang dibuka meliputi Kepala Dusun (Kasun) Kedungpandan, Kaur Keuangan, dan Kasi Kesejahteraan. Peserta dengan nilai tertinggi masing-masing adalah, Ahmad Alfarizi (63), Rispendi (37), Agus Nugroho (45).

Sementara itu, Desa Kendung membuka formasi Kasi Kesejahteraan serta Kaur Tata Usaha dan Umum. Nilai tertinggi diraih oleh Oky Arianto Putra (72), Lia Afraish (56), Cahyo Duwi Febrianto (62).

Adapun Desa Babad mengisi dua posisi strategis, yakni Kepala Dusun Boro dan Kepala Dusun Kalitengah, dengan peraih nilai tertinggi Sariyono (70), Nur Iva Idayanti K (60).

Namun, yang menjadi sorotan publik bukan hanya angka nilai. Warga menilai pola kelulusan yang melibatkan anak dan keluarga kepala desa di masing-masing wilayah memunculkan kesan adanya “pesanan khusus” sebelum ujian digelar.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Polsek Pandih Batu sosialisasi Karhutla di desa binaannyaa

Isu ini membuat kepercayaan publik terhadap mekanisme seleksi perangkat desa kembali diuji. Masyarakat berharap pemerintah daerah terutama Bupati Bojonegoro Setyo Wahono dan instansi terkait tidak tinggal diam, serta segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap proses rekrutmen, termasuk keterlibatan pihak ketiga sebagai penyelenggara ujian.

“Kalau memang murni hasil kemampuan, tentu masyarakat bisa menerima. Tapi ketika yang lolos itu-itu saja dan masih keluarga kades, wajar jika publik curiga,” ujar Bambang pemerhati kebijakan publik yang juga anggota LBH, Jumat (12/12/2025).

Masyarakat kini menanti langkah tegas dari Pemerintah Kabupaten Bojonegoro, Aparat Penegak Hukum agar pengisian perangkat desa benar-benar bersih, transparan, dan bebas konflik kepentingan. (Limbad)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Polsek Kahayan kuala Ciptakan Kamtibmas Yang Aman Kondusif

Uncategorized

Tim Setmilpres Kemensetneg RI Verifikasi Data Siswa Diktukpa TNI AL Angkatan 53

Artikel

Unit Kamsel Sampaikan Himbauan Kamseltibcarlantas

Artikel

Tak Henti-hentinya Polsek Sebangau Kuala Giat Lakukan KRYD

Artikel

Polres Batu Berhasil Bongkar, Sindikat Perdagangan Bayi Secara Ilegal

Artikel

Noven Laporkan Saudara Johandoko alias JO Ke Polisi Dugaan Penipuan dan Penggelapan

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Gencarkan Himbauan Kamseltibcarlantas

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 13/Buluspesantren Hadiri Khotmil Qur’an Di Desa Binaan