Kahayan Kuala – Kepolisian Sektor (Polsek) Kahayan Kuala memperketat pengamanan di titik strategis transportasi laut guna mengantisipasi masuknya barang terlarang dan aksi premanisme. Fokus pengamanan kali ini menyasar aktivitas bongkar muat penumpang serta barang Kapal KMP Paciran di Pelabuhan Penyeberangan Bahaur, Sabtu (14/02/2026).
Langkah penjagaan ketat ini merupakan bagian dari strategi operasional Polri dalam mengamankan objek vital perairan yang menjadi urat nadi ekonomi dan mobilitas masyarakat di wilayah Pulang Pisau.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kahayan Kuala, Ipda Eko Andrianto, S.H., menjelaskan bahwa kehadiran personel di lapangan bertujuan untuk menutup celah bagi pelaku tindak pidana yang mencoba memanfaatkan keramaian pelabuhan.
“Kami tidak ingin memberikan ruang sedikit pun bagi aksi premanisme yang meresahkan penumpang, maupun potensi penyelundupan barang-barang terlarang. Penjagaan ketat di Pelabuhan Bahaur ini adalah komitmen kami untuk menciptakan situasi Kamtibmas yang benar-benar aman dan terkendali,” tegas Ipda Eko.
Dalam giat tersebut, personel Polsek Kahayan Kuala melakukan monitoring menyeluruh, mulai dari area dermaga hingga ke dalam kapal. Selain pengawasan fisik, petugas juga memberikan edukasi kepada para pengguna jasa penyeberangan agar selalu waspada terhadap keamanan barang bawaan pribadi serta pentingnya mematuhi prosedur keselamatan pelayaran.
Upaya jemput bola ini terbukti efektif dalam memberikan rasa tenang bagi para penumpang dan awak kapal. Hingga kegiatan berakhir, situasi di area Pelabuhan Penyeberangan Bahaur terpantau kondusif tanpa adanya gangguan keamanan yang menonjol. (Humasrespulpis)










