Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / NEWS / Tag

Kamis, 26 Maret 2026 - 22:35 WIB

DPD RI Lia Istifhama Dorong Riset dan Teknologi untuk Dongkrak Produksi Pertanian Nasional

Surabaya, – Anggota DPD RI Lia Istifhama menekankan pentingnya penguatan riset dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas pertanian nasional, khususnya komoditas tebu yang dinilai masih tertinggal dibanding negara lain.

Hal tersebut disampaikan saat kunjungannya ke Kantor Perhutani Jawa Timur di kawasan Genteng Kali, Surabaya, Kamis (27/3/2026). Dalam agenda tersebut, ia disambut Direktur Utama Tio Handoko, Direktur Komersial Anggar Widiyatmoko, serta Direktur SDM, Umum, dan IT Andus Winarno.

Dalam keterangannya, Lia menyoroti ironi di sektor pertanian nasional. Di tengah kerja keras petani, produktivitas dalam negeri masih belum mampu bersaing dengan negara seperti Brasil, Thailand, dan India.

“Petani kita sudah bekerja keras, tapi hasilnya belum maksimal karena teknologi dan risetnya belum optimal. Ini yang harus dibenahi,” ujar Lia.

Baca juga  Masif Bicara Kemerdekaan Gaza Palestina, Kali Ini Lia Istifhama Spill Ayatollah Ali Khamenei, Bangga Putranya Sefrekuensi Pemikiran

Ia mengungkapkan, produktivitas gula nasional, baik dari sisi rendemen maupun hasil per hektare, masih jauh dari standar global. Di beberapa negara, satu hektare lahan mampu menghasilkan lebih dari 10 ton gula, sementara Indonesia masih tertinggal.

Menurutnya, kondisi ini bukan semata karena luas lahan, melainkan kualitas produksi yang belum didukung inovasi yang memadai. Negara lain mampu menekan biaya produksi dengan teknologi maju, sehingga tetap kompetitif meski harus mengekspor ke Indonesia.

Lia juga menekankan pentingnya peran Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dalam menghadirkan riset yang lebih aplikatif dan tepat sasaran.

“Riset kita harus membumi. Jangan hanya teori, tapi benar-benar menjawab kebutuhan petani, mulai dari kualitas bibit, efisiensi pupuk, hingga mekanisasi,” tegasnya.

Baca juga  Biaya Kuliah per Awardee LPDP Miliaran Rupiah, Senator Lia Istifhama: Alhamdulillah Biaya Kuliah Saya Jutaan Saja

Selain itu, ia mendorong percepatan modernisasi pertanian melalui penggunaan teknologi seperti mekanisasi tanam dan pemupukan berbasis drone yang dinilai mampu meningkatkan efisiensi sekaligus hasil panen.

Sementara itu, Direktur Utama Perhutani Tio Handoko menyatakan optimisme bahwa dengan dukungan riset dan teknologi yang tepat, produktivitas pertanian nasional dapat meningkat signifikan serta mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Ia juga menilai Indonesia perlu belajar dari negara-negara kawasan seperti Vietnam dan Myanmar yang berhasil meningkatkan kualitas komoditas melalui riset terarah.

Dengan penguatan riset, modernisasi, serta kebijakan berbasis data, diharapkan persoalan produktivitas yang selama ini membayangi petani tebu dapat diatasi, sekaligus mendorong terwujudnya kemandirian pertanian nasional.

Anil

Share :

Baca Juga

Artikel

Sebagai Wujud Pelayanan Polri Kepada Masyarakat, Satlantas Polres Pulang Pisau Rutin Laksanakan Poros Pagi

Artikel

Polda Jateng Tilang 9779 Pelanggaran Lalin, 1038 Diantaranya Lewat ETLE

Artikel

Sosialisasi Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di Wilkum Polsek Maliku,

BERITA UTAMA

KAPOLRES GRESIK MENYAMPAIKAN PESAN, JAGA SINERGITAS TNI – POLRI DALAM MENJAGA HARKAMTIBMAS

Artikel

Baruklinting Fighting(BFT) Menetas kan BiBit BiBit muda Untuk berprestasi ke jurda maupun jurprop

BERITA UTAMA

Patroli Satsamapta Polresta Palangka Raya ke Pos Kamling Yogyakarta

Artikel

Selamat Menunaikan Shoum Ramadhan 1446 H. Semoga kita menjadi insan yang lebih baik dan bertaqwa

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil 1612-01/Ruteng Praka Roy Jeger Temaluru Menghadiri Rapat Pembahasan tentang Hewan Penular Rabies