Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / NEWS / Tag

Senin, 30 Maret 2026 - 19:34 WIB

Pemuda Diminta Aktif Kawal Demokrasi, Aang Kunaifi: Jangan Apatis Jelang Pemilu 2029.

Surabaya – Momentum Syawalan Pemuda Jawa Timur tak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga ruang edukasi politik bagi generasi muda. Dalam forum tersebut, Ketua KPU Jawa Timur, Aang Kunaifi, menekankan pentingnya keterlibatan aktif pemuda dalam proses demokrasi.

Mengawali dengan salam dalam suasana bulan Syawal, Aang mengingatkan bahwa hak pilih bukan sekadar digunakan saat hari pencoblosan. Lebih dari itu, masyarakat—khususnya pemuda—harus terlibat sejak awal dalam mengawal proses pemilu.

“Pemilu tetap berjalan, tetapi kualitasnya sangat ditentukan oleh partisipasi publik. Jangan sampai muncul sikap apatis, baik terhadap penyelenggara maupun prosesnya,” tegasnya, Minggu (29/3/2026).

Ia menjelaskan bahwa dalam konteks penyelenggaraan pemilu, masyarakat memiliki ruang untuk memberikan tanggapan, termasuk menilai rekam jejak penyelenggara serta kebijakan yang diatur dalam undang-undang.

Baca juga  Diduga Hanya Cari Keuntungan, LRPPN - BI Surabaya Hanya Rehab Selama 2 Hari Pecandu Narkoba

Menurutnya, kontrol publik menjadi bagian penting dalam menjaga kualitas demokrasi.
Aang juga menyoroti transisi sistem pemilu di Indonesia yang terus berkembang, seiring dengan dinamika regulasi dan kebutuhan masyarakat.

Oleh karena itu, ia mendorong generasi muda untuk lebih memahami proses tersebut agar tidak hanya menjadi pemilih pasif.
“Artinya, keterlibatan itu tidak hanya saat hari H pencoblosan, tetapi jauh sebelum itu. Masyarakat harus aktif menyoroti, mengawal, dan memahami prosesnya,” ujarnya.

Di tengah pesatnya kemajuan teknologi, ia melihat peluang besar bagi pemuda untuk berperan lebih luas dalam demokrasi. Informasi yang semakin terbuka harus dimanfaatkan untuk meningkatkan kesadaran politik, bukan justru memperkuat sikap apatis.

Baca juga  AMI Soroti Dugaan Kaburnya Napi: Lapas Kelas I Madiun, Copot Pejabat Lalai

Menjelang Pemilu 2029, Aang menegaskan bahwa tantangan akan semakin kompleks. Karena itu, generasi muda dituntut untuk adaptif, kritis, dan berintegritas dalam menyikapi perkembangan zaman.

“Anak-anak muda harus siap dan adaptif. KPU selalu terbuka, tetapi penyelenggaraan pemilu tidak akan maksimal tanpa partisipasi aktif masyarakat,” pungkasnya.

Melalui forum ini, diharapkan kesadaran politik pemuda Jawa Timur semakin meningkat, sehingga mampu berkontribusi dalam menciptakan pemilu yang berkualitas dan demokratis di masa mendatang.

Anil

Share :

Baca Juga

Artikel

Hindari Perpecahan,Konplik Dan Isu Sara ” Serka Jailani Prajurit Babinsa Aluh – Aluh Komsos Damai Pasca Pemilu

BERITA UTAMA

Kembali, Kapolsek Rakumpit Pimpin Apel Pagi

BERITA UTAMA

Anggota Satlantas Polres Pulang Pisau, Memberi Teguran Kepada Pengemudi Yang Tidak Menggunakan Sabuk Pengaman dengan baik

BERITA UTAMA

Polres Pamekasan Gulung Sembilan Pelaku Kejahatan Jalanan dalam Sepekan

BERITA UTAMA

Wujudkan Keselamatan Dalam Berkendara, Kanit Kamseltibcarlantas Berikan Teguran Kepada Pengendara Yang Tidak Menggunakan Tanpa Helm

BERITA UTAMA

Wakapolres Pulang Pisau Soroti Makan Bergizi Gratis (MBG) hingga Ancaman Karhutla dan Banjir dalam Anev Sitkamtibmas

Artikel

Kendala Teknis Hambat Pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis di HST Tertunda

BERITA UTAMA

Kapolres Pasuruan Perkuat Sinergi Lewat Silaturahmi Lintas Instansi