Home / BERITA UTAMA

Sabtu, 18 Juli 2026 - 02:47 WIB

Eks Staf Administrasi SD Kristen Cita Hati Surabaya Jalani Sidang Dugaan Penggelapan Dana Yayasan Rp328,4 Juta

Foto: Seorang mantan staf administrasi SD Kristen Cita Hati Pakuwon City, Surabaya, menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya setelah didakwa melakukan penggelapan dana milik Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Buah Hati dengan nilai kerugian mencapai Rp328.491.000

Foto: Seorang mantan staf administrasi SD Kristen Cita Hati Pakuwon City, Surabaya, menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya setelah didakwa melakukan penggelapan dana milik Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Buah Hati dengan nilai kerugian mencapai Rp328.491.000

TargetNews.ID Surabaya – Seorang mantan staf administrasi SD Kristen Cita Hati Pakuwon City, Surabaya, menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Surabaya setelah didakwa melakukan penggelapan dana milik Yayasan Pendidikan Kristen (YPK) Buah Hati dengan nilai kerugian mencapai Rp328.491.000.

Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), terdakwa Goli Korlita diduga memanfaatkan kewenangannya sebagai petugas administrasi untuk menguasai dana yang berada dalam tanggung jawabnya selama periode 2019 hingga 2024.

Jaksa mengungkapkan, terdakwa memiliki tugas menerima pembayaran biaya pendidikan dari orang tua siswa, mencatat transaksi administrasi, melakukan penarikan dana, hingga menyetorkan pembayaran ke rekening yayasan. Namun, hasil audit internal yayasan menemukan adanya ketidaksesuaian antara dana yang dibayarkan wali murid dengan jumlah uang yang masuk ke rekening yayasan.

Baca juga  Satgas TMMD Reguler Ke-129 Timbun Pondasi RTLH dengan Tanah, Perkuat Dasar Bangunan

Selain diduga tidak menyetorkan seluruh pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP), terdakwa juga disebut melakukan pemotongan Tunjangan Fungsional Guru (TFG) serta tidak menyetorkan sebagian dana Sumbangan Pendidikan (SP) atau uang gedung. Berdasarkan hasil audit internal, total kerugian yayasan ditaksir mencapai Rp328.491.000.

Baca juga  Personil polsek sebangau kuala melaksanakan serah terima piket penjagaan mako polsek sebangau kuala

Atas dugaan perbuatannya, Goli Korlita didakwa melanggar Pasal 488 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) mengenai penggelapan dalam jabatan. Perkara tersebut kini memasuki tahap pembuktian di persidangan, sementara majelis hakim akan memeriksa seluruh alat bukti dan keterangan para pihak sebelum menjatuhkan putusan yang berkekuatan hukum tetap.

Share :

Baca Juga

Artikel

Terdakwa Samuel Suryadi Hanya Di Vonis Bayar Denda Rp 15 Juta Perkara Dugaan Penelantaran

BERITA UTAMA

Satlantas Polresta Palangka Raya Atur Arus Lalin dan Sampaikan Imbauan di Lokawisata

Artikel

Rektor UINSA Beri Apresiasi Polda Jatim Tangkap 2 Jambret yang Menewaskan Mahasiswi

Artikel

Aktif personel Sat Binmas Polres Pulpis terus Himbau Warga cegah Karhutla

Artikel

Satgas Yonif 715/Motuliato Bangun Silaturahmi yang Baik Dengan Masyarakat

Artikel

Satlantas Polres Pulang Pisau Galakkan Sosialisasi dengan Bagi Brosur

BERITA UTAMA

Polres Blitar Berhasil Amankan Pelaku Begal 2 Bulan Beraksi di 18 TKP

BERITA UTAMA

Jelang Pemilu 2024, Bhabinkamtibmas Polsek Pahandut Ajak Ketua RT Jaga Kamtibmas