Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Sabtu, 18 Juli 2026 - 03:16 WIB

Wali Kota Eri Tegaskan Tak Toleransi Dugaan Pelanggaran, Pemkot Surabaya Respons Rencana Pengembalian Stempel RT/RW

Foto: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan tanggapan atas rencana sejumlah pengurus RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, yang dikabarkan akan mengembalikan stempel kepengurusan. Langkah tersebut disebut-sebut berkaitan dengan pergantian Lurah Tambak Wedi menyusul dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan jual beli stan di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Tambak Wedi.

Foto: Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan tanggapan atas rencana sejumlah pengurus RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, yang dikabarkan akan mengembalikan stempel kepengurusan. Langkah tersebut disebut-sebut berkaitan dengan pergantian Lurah Tambak Wedi menyusul dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan jual beli stan di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Tambak Wedi.

TargetNews.ID Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memberikan tanggapan atas rencana sejumlah pengurus RT, RW, dan Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK) di Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, yang dikabarkan akan mengembalikan stempel kepengurusan. Langkah tersebut disebut-sebut berkaitan dengan pergantian Lurah Tambak Wedi menyusul dugaan praktik pungutan liar (pungli) dan jual beli stan di Sentra Wisata Kuliner (SWK) Tambak Wedi.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menegaskan bahwa Pemkot Surabaya selalu mengedepankan dialog dan komunikasi dengan masyarakat. Namun, ia mengingatkan bahwa pemerintah tidak akan mentoleransi tindakan yang bertujuan membela dugaan pelanggaran atau menghambat upaya penegakan aturan.

Baca juga  Polres Ponorogo Amankan Pengedar Narkoba Asal Madiun, Sita 301 Gram Sabu

“Kita akan komunikasi. Tapi kalau ternyata diserahkan itu karena ada hal yang tidak baik, ya kita akan proses,” ujar Eri Cahyadi usai menghadiri rapat paripurna di Gedung DPRD Surabaya, Senin (13/7/2026).

Eri menjelaskan, pergantian pejabat maupun langkah evaluasi yang dilakukan pemerintah merupakan bagian dari komitmen untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan serta memastikan pelayanan publik berjalan sesuai aturan.

Ia menegaskan, apabila pengembalian stempel dilakukan sebagai bentuk penolakan terhadap upaya pembenahan yang tengah dilakukan pemerintah, maka persoalan tersebut akan ditindaklanjuti sesuai mekanisme yang berlaku.

“Karena buat saya ketika hal yang tidak baik itu diluruskan dan ternyata ada yang ingin mengembalikan tidak baik, akan saya proses,” tegasnya.

Baca juga  Piket Fungsi Polresta Palangka Raya Lakukan Serah Terima Dinas di Depan SPKT

Meski demikian, Eri mengaku belum memperoleh informasi secara utuh mengenai alasan di balik rencana pengembalian stempel maupun penolakan terhadap pergantian Lurah Tambak Wedi. Karena itu, Pemkot Surabaya akan lebih dahulu melakukan komunikasi dan pendalaman agar akar persoalan dapat diketahui secara jelas sebelum mengambil langkah lanjutan.

Pemkot Surabaya memastikan setiap kebijakan yang diambil tetap berlandaskan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan penegakan aturan, sehingga penyelenggaraan pemerintahan di tingkat kelurahan dapat berjalan secara profesional dan berpihak pada kepentingan masyarakat.

TARGETNEWS.ID

Share :

Baca Juga

Artikel

SK P3K Sejumlah 1.233 Pegawai, Diserahkan Langsung Walikota Batu

Artikel

Polres Gresik Hadirkan Ambulan Gratis, Layanan Cepat Tanggap Bagi Warga

BERITA UTAMA

Danpuspeknubika Harap Mantan Siswa Suspeknubika Tingkat Perwira TA 2023 Paham Manajemen Penyelamatan Kapal dan Nubika

BERITA UTAMA

Semangat Membangun Desa, Babinsa Ponorogo Kerja Bakti Cor Jalan Bersama Warga

Artikel

Mengantisipasi Karhutla, Ini Yang Dilakukan Personil Sat Binmas Polres Pulang Pisau

Artikel

Gebyar Ruwat Desa di 1 Suro, Para Pemangku Adat Peringati Tradisi Budaya Kampung Klampis Ngasem

Artikel

Upacara Pembukaan Pendidikan Dasar Integrasi Kemitraan Taruna Akademi TNI dan Akpol

Artikel

Sinegritas TNI-POLRI terjalin dengan baik, giat bersama menjaga kantibmas menjelang pilkada serentak 2024, guna cipta Sitkamtibmas yang aman terkendali