TARGETNEWS.ID SURABAYA – Kehadiran Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau yang akrab disapa Ning Lia, menjadi salah satu perhatian dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 RadarSurabaya.id, HUT ke-6 RadarSidoarjo.id, dan RadarGresik.id yang dikemas dalam acara open house di Kantor Radar Surabaya, Jalan Kembang Jepun 167–169, Surabaya.
Sejak tiba di lokasi, Ning Lia tampak membaur dengan para tamu dari berbagai kalangan. Ia menyapa satu per satu tamu undangan, melayani ajakan swafoto, hingga berbincang santai dengan para anak-anak yang turut hadir. Sikapnya yang ramah dan komunikatif membuat suasana terasa hangat dan akrab.
Kedekatan Ning Lia tidak hanya terlihat dengan generasi muda atau Generasi Z (Gen Z), tetapi juga dengan anak-anak dari Generasi Alpha. Dengan gaya komunikasi yang sederhana, penuh empati, dan mudah didekati, ia mampu menciptakan suasana yang nyaman bagi siapa pun yang berinteraksi dengannya.
Dalam kesempatan tersebut, Ning Lia juga turut menghibur para tamu dengan bernyanyi bersama Paguyuban Putra Putri Delta Sidoarjo. Penampilannya menambah semarak suasana dan menghadirkan momen kebersamaan yang penuh keceriaan.
“Ning Lia cantik dan baik banget,” ujar Irel, salah seorang anak dari Generasi Alpha yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Antusiasme juga datang dari kalangan Gen Z yang memanfaatkan kesempatan untuk berbincang dan berfoto bersama. Bagi mereka, Ning Lia dikenal sebagai sosok yang komunikatif, terbuka, dan dekat dengan berbagai isu yang menjadi perhatian anak muda. Sementara bagi Generasi Alpha, ia tampil sebagai figur yang hangat, penuh perhatian, dan mudah akrab.
Direktur PT Radar Surabaya Group, Lilik Widyantoro, menilai kehadiran Ning Lia dalam perayaan HUT tersebut memiliki makna lebih dari sekadar memenuhi undangan. Menurutnya, Ning Lia menunjukkan bagaimana seorang pemimpin mampu membangun kedekatan emosional dengan masyarakat dari berbagai kelompok usia.
“Momentum perayaan HUT Radar Surabaya Group Online ini menjadi ruang interaksi yang mempererat hubungan antara tokoh publik, media, dan masyarakat. Di tengah suasana santai namun penuh makna, Ning Lia berhasil menunjukkan karakter kepemimpinan yang inklusif—dekat dengan generasi muda sekaligus menghadirkan keteduhan bagi generasi yang lebih belia,” ujar Lilik.
Melalui interaksi yang berlangsung secara alami sepanjang acara, Ning Lia memperlihatkan bahwa kepemimpinan tidak hanya diukur dari kapasitas intelektual, tetapi juga dari kemampuan membangun kedekatan, menghadirkan kenyamanan, dan merangkul masyarakat tanpa memandang usia.
(Anil)










