Home / BERITA UTAMA

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 12:24 WIB

SIPJAMAN Percepat Penanganan Jalan di Brebes, Hasil Panen Kian Lancar

Brebes TargetNews.ID Pemerintah Kabupaten Brebes terus memperkuat infrastruktur jalan sebagai penopang ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peluncuran Strategi Sistem Prioritas Jalan Mantap (SIPJAMAN) yang di harapkan mampu mempercepat penanganan kerusakan jalan, sehingga mobilitas warga dan distribusi hasil panen menjadi semakin lancar. Program itu diluncurkan Wakil Bupati Brebes Wurja di Aula Lantai 5 KPT Brebes, Kamis (06/08/2026).

Peluncuran SIPJAMAN dirangkaikan dengan penandatanganan nota kesepahaman Forum Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) dan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, serta pengukuhan Tim Reaksi Cepat (TRC) Jalan sebagai bentuk penguatan kolaborasi dalam penanganan infrastruktur di Kabupaten Brebes.

Wakil Bupati Brebes Wurja mengatakan, SIPJAMAN merupakan ikhtiar bersama untuk memastikan jalan-jalan di Brebes semakin baik, kuat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, sistem tersebut menjadi inovasi yang memungkinkan penanganan jalan berlubang dilakukan lebih cepat melalui laporan masyarakat.

Ini sangat bagus. Teknik kerjanya berbasis aduan masyarakat. Ada jalan bolong, besok kita eksekusi. Tim TRC akan berkeliling sesuai laporan yang diterima sekaligus melakukan pemantauan di lapangan,” ujar Wurja.

Ia menjelaskan, pola penanganan cepat tersebut diprioritaskan untuk kerusakan ringan seperti jalan berlubang. Sementara ruas jalan yang mengalami kerusakan berat tetap membutuhkan perencanaan matang serta dukungan anggaran yang lebih besar.

Baca juga  Bentuk Karakter Pelajar yang Tangguh, Personel Kodim 1009/Tanah Laut Berikan Wawasan Kebangsaan Dan Latihan PBB

Kalau jalan rusak berat tentu perlu anggaran yang besar dan estimasi yang matang. Penanganannya harus melalui proses perencanaan pembangunan,” katanya.

Menurut Wurja, jalan bukan sekadar penghubung antarwilayah, melainkan urat nadi kehidupan ekonomi masyarakat. Infrastruktur yang mantap akan memperlancar distribusi hasil pertanian, menekan biaya logistik, serta meningkatkan kesejahteraan petani. Karena itu, SIPJAMAN disusun untuk memprioritaskan ruas-ruas jalan yang menopang kawasan produktif pertanian sebagai bagian dari program unggulan daerah Beresi Dalan.

Melalui SIPJAMAN, kita menata prioritas secara lebih terarah dan berbasis kebutuhan. Kita ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar berdampak, terutama untuk mendukung kawasan-kawasan produktif pertanian dan ketahanan pangan,” tegasnya.

Wurja juga mengapresiasi sinergi yang dibangun melalui penandatanganan MoU Forum TJSLP dan Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak dapat berjalan sendiri, tetapi membutuhkan dukungan dunia usaha dan seluruh pemangku kepentingan.

Saya berharap Tim Reaksi Cepat Jalan Mantap dapat bekerja sigap, responsif, dan hadir di tengah kebutuhan masyarakat. Kecepatan penanganan akan sangat menentukan kepercayaan publik kepada kita semua,” ungkapnya.

Baca juga  Kodim 1002/HST Hadirkan Rasa Aman dalam Perayaan Natal 2025

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Brebes Dani Asmoro menjelaskan, SIPJAMAN lahir sebagai strategi untuk menghadapi keterbatasan anggaran akibat kebijakan efisiensi, sehingga penanganan jalan dapat dilakukan berdasarkan skala prioritas. Program ini diharapkan mampu mewujudkan perencanaan pembangunan jalan yang lebih terarah, efisien, dan berkelanjutan sekaligus menjadi media untuk menjawab aduan masyarakat terkait kondisi infrastruktur jalan.

SIPJAMAN menjadi sarana untuk merespons laporan masyarakat dengan lebih cepat. Target awal kami adalah menangani jalan-jalan berlubang sesuai standar operasional yang telah ditetapkan. Memang belum seluruh jalan rusak dapat ditangani sekaligus, sehingga dilakukan secara bertahap berdasarkan prioritas,” jelas Dani.

Ia menambahkan, keberhasilan SIPJAMAN juga memerlukan partisipasi aktif masyarakat, baik dalam menyampaikan laporan kerusakan maupun mengawasi proses perbaikannya. Saat ini, kondisi kemantapan jalan Kabupaten Brebes mencapai sekitar 63 persen dari total panjang jalan sekitar 1.200 kilometer, sedangkan sisanya masih akan ditangani secara bertahap melalui strategi prioritas agar manfaat pembangunan dapat dirasakan semakin luas oleh masyarakat.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

Artikel

Advokat Desak Kasus Penipuan Rp1 Miliar yang Libatkan Eks Karyawan BRI Segera Diproses Hukum

BERITA UTAMA

Jaga Kondusifitas Pada Akhir Pekan, Polres Tegal Kota Gelar Patroli Dinihari

BERITA UTAMA

Satgas TMMD Ke-129 Periksa Kesehatan Masyarakat di Lokasi TMMD

BERITA UTAMA

Babinsa Koramil Komodo Ikuti Rapat Internal Tentang Tapal Batas Desa Gorontalo dengan Kelurahan Labuan Bajo

Artikel

Bhabinkamtibmas Berikan Himbauan Kamtibmas

BERITA UTAMA

Karya Bhakti Babinsa dengan Warga Binaan, Antisipasi Kebakaran dan Merapikan Lingkungan

BERITA UTAMA

Satlantas Polres Pulang Pisau Laksanakan Patroli Daerah Rawan Pelanggaran dan Laka Lantas

Artikel

Polisi Tetapkan Pemilik Toko Snack Sebagai Tersangka Kasus Keracunan Masal di Kediri