Home / BERITA UTAMA / DAERAH / NEWS

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:15 WIB

Warga Dharma Tanjung Bandaran Pasang Baleho Penolakan Rencana Pembangunan Jembatan

Warga Dharma Tanjung Bandaran Pasang Baleho Penolakan Rencana Pembangunan Jembatan

Warga Dharma Tanjung Bandaran Pasang Baleho Penolakan Rencana Pembangunan Jembatan

TARGETNEWS.ID SAMPANG Warga Desa Dharma Tanjung dan Bandaran memasang sejumlah baleho sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pembangunan atau rehabilitasi jembatan yang dinilai berpotensi berdampak terhadap kondisi lingkungan, akses jalan, serta kehidupan masyarakat di sekitar lokasi.

Dalam rencana tersebut, jembatan disebut akan ditinggikan sekitar 2,6 meter. Selain itu, terdapat rencana pelebaran jalan dengan ukuran 8 meter di sisi kanan dan 8 meter di sisi kiri, dengan total panjang penanganan sekitar 160 meter.

Rinciannya, sekitar 80 meter berada di ruas Jalan Raya Tanjung dan 80 meter berada di ruas Jalan Raya Bandaran.

Baca juga  Dari Jalan Tergenang ke Bengkel Perbaikan, Polisi gunakan towing Evakuasi Mobil Warga Pascabanjir

Melalui pemasangan baleho tersebut, warga menyampaikan sikap penolakan sekaligus meminta pemerintah agar tidak terburu-buru merealisasikan pembangunan sebelum dilakukan kajian, evaluasi, serta perencanaan ulang yang benar-benar mempertimbangkan kondisi dan kepentingan masyarakat terdampak.

Warga berharap pemerintah membuka ruang dialog dan melibatkan masyarakat secara transparan dalam setiap tahapan perencanaan. Mereka juga meminta agar dampak sosial, ekonomi, akses masyarakat, serta kondisi permukiman dan usaha warga di sekitar lokasi menjadi pertimbangan utama.

Baca juga  Tim Patroli Satlantas Polres Pulpis Laksanakan Pengaturan di Daerah Rawan Macet dan Laka Lantas pada Jam Rawan Siang

“Kami meminta pemerintah melakukan perencanaan ulang dan mendengarkan aspirasi warga sebelum pembangunan dilaksanakan,” menjadi salah satu pesan utama yang disampaikan melalui baleho penolakan tersebut.

Pemasangan baleho ini menjadi tanda bahwa penolakan warga terhadap rencana pembangunan jembatan mulai disuarakan secara terbuka. Masyarakat berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan melalui dialog dan musyawarah, sehingga pembangunan infrastruktur tetap berjalan tanpa mengabaikan kepentingan warga sekitar.

Share :

Baca Juga

Artikel

Lia Istifhama kepada Lulusan SD Taquma: Hormati Guru, Raih Keberkahan Ilmu

Artikel

Hotel Grand Palace dalam Sengketa Hukum, Eksekusi dan Lelang Dipertanyakan

Artikel

Sampaikan Maklumat Kapolda Kalteng Kepada Warga Masyarakat Wilayah Food Estate

BERITA UTAMA

Kodim 1612/Manggarai Memberikan Dukungan Suntik Vitamin C untuk Anggota Satgas TMMD ke-116

BERITA UTAMA

Personil Polsek Maliku melakukan Door to Door System, Menyampaikan Maklumat Kapolda Kalteng

BERITA UTAMA

Berbagai Materi Pembekalan Kader Garfa NU di Kodim 0713 Brebes

BERITA UTAMA

PRESISI UPDATE””POLSEK SUKOSEWU GELAR KEGIATAN RUTIN “JUM’AT CURHAT

BERITA UTAMA

KORPS MARINIR GELAR MMA DANKORMAR FIGHTING CHAMPIONSHIP