Home / BERITA UTAMA / POLITIK

Rabu, 28 Oktober 2026 - 18:08 WIB

Ning Lia di Media Expo Sumenep, Merajut Kolaborasi untuk Ekonomi Kreatif

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama atau Ning Lia, menghadiri Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (27/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong kolaborasi media, UMKM, dan komunitas kreatif untuk memperluas promosi potensi lokal serta mengembangkan ekonomi kreatif daerah.

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama atau Ning Lia, menghadiri Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (27/10/2026). Dalam kesempatan tersebut, ia mendorong kolaborasi media, UMKM, dan komunitas kreatif untuk memperluas promosi potensi lokal serta mengembangkan ekonomi kreatif daerah.

TARGETNEWS.ID SUMENEP — Kehadiran Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Dr. Hj. Lia Istifhama, menjadi perhatian dalam gelaran Media Expo 2026 di Kabupaten Sumenep, Madura, Selasa (27/10/2026). Senator yang akrab disapa Ning Lia itu disambut meriah oleh masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut.

Dengan senyum dan keramahan khasnya, Ning Lia menyapa masyarakat di tengah suasana acara yang berlangsung semarak. Namun, di balik kemeriahan tersebut, ia membawa pesan penting tentang masa depan ekonomi kreatif Madura serta peran strategis media dalam memperkenalkan potensi daerah.

Menurut Ning Lia, media tidak seharusnya hanya menjadi penyampai informasi. Lebih dari itu, media dapat mengambil peran sebagai jembatan promosi, ruang kolaborasi, sekaligus penggerak tumbuhnya peluang ekonomi bagi masyarakat.

“Media Expo 2026 menjadi momentum kolaborasi untuk mempertemukan insan pers, pelaku usaha, komunitas kreatif, dan masyarakat dalam mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah,” ujar Ning Lia.

Media Expo 2026 merupakan hasil kolaborasi tiga media lokal, yakni KlikTimes.id, LensaMadura.com, dan NusaInsider.com. Kegiatan ini digelar untuk memeriahkan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur sekaligus Hari Jadi ke-757 Kabupaten Sumenep.

Mengusung tema “Bersama Media Membangun Ekonomi Kreatif Jawa Timur dan Sumenep Menuju Gerbang Baru Nusantara”, kegiatan tersebut menjadi ruang pertemuan insan pers, pelaku UMKM, komunitas kreatif, dan masyarakat untuk memperkenalkan berbagai potensi unggulan daerah.

Baca juga  Danramil 08/Labuan Amas Utara Sampaikan Wasbang Kepada Siswa Baru SMAN 6 Barabai

Bagi Ning Lia, Sumenep memiliki kekayaan budaya dan kreativitas masyarakat yang menyimpan peluang ekonomi besar. Mulai dari batik Madura, seni tradisional, musik tong-tong, kuliner khas, hingga destinasi wisata, seluruhnya merupakan aset daerah yang berpotensi menjangkau pasar lebih luas.

Namun, potensi tersebut membutuhkan dukungan promosi, inovasi, dan kolaborasi yang berkelanjutan. Kekayaan budaya tidak cukup hanya menjadi kebanggaan masyarakat setempat, tetapi juga perlu dikembangkan agar mampu memberikan nilai tambah bagi pelaku usaha dan meningkatkan kesejahteraan warga.

“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa media tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga dapat menjadi ruang bertemunya gagasan, kreativitas, dan peluang ekonomi bagi masyarakat,” papar alumnus Universitas Airlangga tersebut.

Ia menilai, perkembangan teknologi informasi membuka kesempatan semakin luas bagi pelaku UMKM untuk memperkenalkan produk mereka. Melalui pemberitaan, publikasi digital, dan penguatan identitas produk lokal, media dapat membantu mempertemukan karya masyarakat dengan calon konsumen di berbagai daerah.

Meski demikian, upaya membangun ekonomi kreatif tidak dapat hanya bertumpu pada pemerintah. Keterlibatan dunia usaha, insan pers, komunitas kreatif, dan masyarakat diperlukan untuk membangun ekosistem ekonomi yang produktif, inklusif, serta berkelanjutan.

Baca juga  Sinergitas Babinsa Dan Bhabinkamtibmas Bersama Linmas Desa Tambaksari Dalam Melaksanakan Tugas

“Media Expo 2026 tidak sekadar menjadi kegiatan untuk memeriahkan peringatan hari jadi daerah, tetapi juga diharapkan mampu menjadi ruang promosi, pemberdayaan, dan penguatan kolaborasi lintas sektor,” tegasnya.

Ning Lia memandang kolaborasi tiga media lokal tersebut sebagai langkah untuk memperluas ruang promosi bagi potensi daerah. Sinergi semacam ini diharapkan dapat membuka kesempatan bagi UMKM, seniman, pelaku budaya, dan komunitas kreatif untuk memperkenalkan karya mereka kepada masyarakat yang lebih luas.

Ia berharap semangat kebersamaan yang terbangun melalui Media Expo 2026 tidak berhenti setelah acara berakhir. Kolaborasi antara media, pelaku usaha, pemerintah, dan komunitas kreatif perlu terus diperkuat agar menghasilkan manfaat nyata, terutama dalam memperluas pasar produk lokal dan membuka peluang usaha baru.

Dengan kekayaan budaya dan kreativitas masyarakatnya, Sumenep memiliki modal penting untuk mengembangkan ekonomi kreatif sebagai salah satu penopang pertumbuhan daerah.

Melalui Media Expo 2026, Ning Lia berharap semakin banyak karya masyarakat Madura dikenal luas, semakin banyak produk UMKM memperoleh akses pasar, serta semakin terbuka peluang ekonomi bagi masyarakat.

Sebab, ketika media, budaya, dan kreativitas berjalan beriringan, potensi lokal tidak hanya menjadi cerita tentang kekayaan daerah, tetapi juga dapat tumbuh menjadi kekuatan ekonomi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

(Anil)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Personel Satlantas Polres Pulang Pisau, Berikan Teguran Kepada Pengendara Motor Yang Tidak Memakai Helm

Artikel

Satgas Damai Cartenz Kembali Berhasil Tangkap Komandan KKB Dokoge-Paniai

BERITA UTAMA

Kabel WiFi Dipasang Tengah Malam, Padi Net Disemprot Warga Satpol PP Simokerto Putus Jaringan

BERITA UTAMA

DPKP: Passokan dan Harga Pangan di Brebes Stabail

BERITA UTAMA

2 Pekan Pelaksanaan Ops Pekat, Polres Bengkayang Berhasil Ungkap 19 Kasus

Artikel

Menjelang Hari Bhayangkara Ke-78, Polres Pasuruan Gelar Bakti Sosial Dan Pengobatan Gratis Untuk Kaum Disabilitas

BERITA UTAMA

KAPOLRES SUMENEP PANTAU LANGSUNG PEMULANGAN MASYARAKAT KE PULAU KANGIAN DAN SAPEKEN.

Artikel

Pesan Dandim Untuk Anggota Purna Tugas TNI Lahir Dari Rakyat Kembali Ke Rakyat