Home / BERITA UTAMA / DAERAH / TNI-POLRI

Rabu, 14 Juni 2023 - 09:29 WIB

Polres Lumajang Kembali Ungkap TPPO Selamatkan 8 CPMI dari Tiga Lokasi Berbeda

LUMAJANG – Satgas Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) Polres Lumajang yang baru diresmikan pekan ini langsung menunjukkan tajinya.

Satgas TPPO yang pimpin Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson S., S.H., S.I.K., M.H. menggerebek tiga lokasi berbeda di Kabupaten Lumajang yang dipakai sebagai tempat penampungan calon pekerja migran Indonesia (CPMI) ilegal.

Sebanyak dua perempuan dan enam laki-laki CPMI diselamatkan dari tiga lokasi tersebut. Para CPMI itu berasal dari Provinsi Lampung, Lombok ( NTB) dan Jember Jawa Timur.

Kapolres Lumajang AKBP Boy Jeckson mengatakan kedua perempuan calon pekerja migran diamankan dari salah satu Hotel di Jalan Ahmad Yani Lumajang, sementara keenam CPMI pria ditempatkan pada lokasi di Jalan Blimbing Kelurahan Kepuharjo Lumajang.

Dari lokasi ketiga yang merupakan rumah kos di Kelurahan Tompokersan, petugas mengamankan seorang wanita sebagai penyedia penampungan yang mana saat itu sedang bersama mantan suaminya.

“Untuk kepentingan penyelidikan lebih lanjut, kesepuluh orang tersebut beserta sejumlah barang bukti langsung dibawa ke Polres Lumajang,”ujar AKBP Boy, Selasa (13/6).

Baca juga  Wujudkan Keluarga Sehat, Kodim Kebumen Gelar Senam Bersama

Dari penyelidikan sementara, Satgas TPPO Polres Lumajang mengetahui wanita penyedia tempat penampungan yang berinisial YA (43) tinggal di Desa Klanting Sukodono Kabupaten Lumajang saat ini berstatus terlapor.

“Pengakuan inisial YA (43) ini bekerjasama dengan 13 Pekerja Lapangan (PL) untuk mencari calon pekerja migran sejak 2017,” ujar AKBP Boy.

Masih kata Akbp Boy, sepanjang periode tersebut para PL yang sudah diketahui data dirinya dan beralamat di Lumajang, Jember, Lampung, dan Banyuwangi berhasil merekrut 303 orang CPMI.

“Para CPMI ini menyetorkan uang hingga puluhan juta rupiah kepada terlapor dengan harapan dikirim bekerja ke Australia, Jepang, dan Malaysia,”tambah AKBP Boy.

Sedangkan menurut pengakuan YA (43) sebagian uang yang dibayarkan oleh CPMI kepada YA (43) dikirimkan kepada operator di Jakarta untuk pembelian tiket, pembayaran hotel, dan kebutuhan lainnya.

“Untuk membuat calon pekerja migran percaya akan diberangkatkan ke luar negeri, mereka dibuatkan paspor dan visa wisata untuk selanjutnya dikirim ke Singapura, Malaysia, dan Vietnam, namun selanjutnya kembali ke Indonesia dengan berbagai alasan, ”ungkap AKBP Boy.

Baca juga  Polres Tegal Gelar Bakti Sosial kepada Korban Kecelakaan Lalu Lintas dalam Rangka Ops Keselamatan

Ternyata lanjut Akbp Boy, keberangkatan CPMI ke negara-negara tersebut hanya digunakan sebagai cara meyakinkan CPMI.

“Ada pula CPMI yang sudah diterbangkan ke Jepang, tetapi sampai di sana dipulangkan oleh imigrasi karena tidak memiliki atau mengetahui alamat tujuan,”ungkap AKBP Boy.

Untuk diketahui, pengungkapan kasus penyelundupan CPMI ilegal ini adalah yang kedua kalinya dilakukan oleh Polres Lumajang setelah penindakan serupa pada awal Maret 2023 lalu.

Ketika itu, petugas dari Polres Lumajang dan Polda Jatim berhasil mengamankan 17 CPMI ilegal asal Lombok yang dijanjikan bekerja ke Arab Saudi.

“Kami akan terus menggiatkan tindakan hukum tegas terhadap penyelundupan CPMI ilegal ini. Tidak ada kompromi bagi pelaku maupun bila ada oknum manapun yang hendak melindungi,”pungkas AKBP Boy Jeckson.anil

Share :

Baca Juga

Artikel

Foto : Tiba di Balikpapan Presiden Jokowi Akan Resmikan Jembatan Pulau Balang

BERITA UTAMA

PENUHI HAK WARGA BINAAN, LAPAS PAMEKASAN KEMBALI BAGIKAN PERALATAN MANDI

BERITA UTAMA

Hadiri Pembagian BLT – DD Babinsa Serahkan Langsung Bantuan Kepada Masyarakat

BERITA UTAMA

Gencar tak perduli siangpun dan malam hari, Polsek Kahayan Kuala giat Patroli guna Cegah Kriminalitas.

Artikel

Polsek Sebangau Kuala, Berikan Pelayanan Pembuatan Surat Kehilangan Barang Kepada masyarakat

Artikel

Tinjau Pra TMMD, Danrem 081/DSJ : Gotong Royong Semangat Membangun Negeri

Artikel

Kunjungi Brebes Selatan, Asrofi Disambut Hangat Tokoh Masyarakat Salem

Artikel

Dankormar Hadiri Paparan Kesiapan Satgas MTF TNI Konga XXVIII-P UNIFIL Tahun 2024/2025