Home / BERITA UTAMA / DAERAH / INVESTIGASI / TargetNews.id / TNI

Minggu, 22 Oktober 2023 - 09:58 WIB

Dankodiklatal Bersama Habib Luthfi Bin Yahya Ikuti Apel Merah Putih dan Ikrar NKRI di Pekalongan

Foto : Habib Luthfi Bin Yahya Ikuti Apel Merah Putih dan Ikrar NKRI di Pekalongan

Foto : Habib Luthfi Bin Yahya Ikuti Apel Merah Putih dan Ikrar NKRI di Pekalongan

 

TNI AL. Kodiklatal. Surabaya, Targetnews.id
Komandan Kodiklatal (Dankodiklatal) Letjen TNI Marinir Suhartono bersama Habib Luthfi Bin Yahya mengikuti Apel Merah Putih dan Ikrar Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad Shallallaahu’alaihi wasallam
Kanzus Sholawat Kota Pekalongan, bertempat di Lapangan Stadion Hoegeng, Pekalongan. Sabtu, (21/10/2023).

Dalam amanatnya, Dankodiklatal menyampaikan sebagaimana kita ketahui bersama istilah Hubbul Wathoni Minal Iman atau Cinta Tanah Air adalah bagian dari Iman, ini membuktikan bahwa agama dan nasionalisme bisa saling memperkuat dalam membangun bangsa dan negara.

“Dua unsur ini tidak bisa dipisahkan satu sama lain, agama memerlukan tanah air sebagai lahan dakwah dan menyebarkan agama, sedangkan tanah air memerlukan siraman nilai-nilai agama agar tidak tandus dan kering,” kata Letjen TNI Marinir Suhartono.

Baca juga  Polsek Sebangau Kuala Laksanakan Sosialisasi Saber Pungli

Dihadiri Walikota Pekalongan, beserta pejabat TNI-POLRI setempat, dan undangan lainnya, Dankodiklatal mengatakan bahwa agama tanpa nasionalisme akan menjadi ekstrem, sedangkan nasionalisme tanpa agama akan kering. Sudah semestinya agama berperan dalam realitas kehidupan, dalam konteks tersebut realitas bahwa bangsa Indonesia merupakan bangsa majemuk, menuntut seluruh elemen bangsa menjaga dan merawat persatuan dan kesatuan, disinilah prinsip cinta tanah air harus diteguhkan.

Menurut Dankodiklatal, bahaya yang dihadapi saat ini bukan lagi penjajahan secara fisik tetapi dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi, ibarat dua mata uang, satu memberikan jaminan informasi namun pada sisi lain perkembangan ini mempunyai dampak negatif. Mulai dari berita hoax, narkoba, pergaulan bebas hingga radikalisme dan terorisme. Apabila kita tidak dapat membendung dengan filter ilmu pengetahuan dan karakter positif dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Baca juga  PN Surabaya Prioritaskan Pelayanan Publik, Dorong Peradilan Bersih di 2026

“Kita juga harus memiliki kapasitas intelektual, dan skill kepemimpinan, kewirausahaan yang mumpuni, serta memiliki inovasi dan kreatifitas agar mampu bersaing serta berperan aktif dalam kancah nasional maupun internasional. Mari kita tunjukkan kontribusi kepada masyarakat bangsa dan negara untuk membangun negeri sesuai dengan potensi, profesi masing-masing guna menjawab tantangan saat ini dan akan datang,” tegas Letjen TNI Marinir Suhartono.

Mengakihiri amanatnya, Dankodiklatal berpesan kepada peserta Apel Merah Putih dan Ikrar NKRI, bahwa sebagai penerus perjuangan bangsa untuk selalu menghayati dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila, mari kita jaga NKRI ini dengan sebaik-baiknya demi terwujudnya Indonesia tumbuh dan Indonesia tangguh, yang berdaulat, mandiri serta berkepribadian yang berlandaskan gotong `royong.
(Anil]

Share :

Baca Juga

Artikel

Menhut Apresiasi Polri Ambil Peran Penting Wujudkan Ketahanan Pangan

BERITA UTAMA

Polresta Palangka Raya Pam Taraweh di Masjid Al-Munawarrah

BERITA UTAMA

Aktivis KAKI: Hakim di Bangkalan Profesional Tak Bisa Dibodohi Meski Terindikasi Pelapor Datangkan Saksi Palsu di Persidangan

BERITA UTAMA

PWI Kabupaten Tegal Gelar Tasyakuran HPN 2026, Wakil Bupati Tegaskan Peran Strategis Pers

Artikel

Wujud Kedekatan Dengan Masyarakat, Bhabinkamtibmas Aktif Sambangi Warga Binaan

BERITA UTAMA

Respon Cepat Terhadap Bencana Alam, Danposramil 07/Tlk Bersama Forkopimcam Galing Salurkan Bantuan Kepada Warga Korban Banjir

BERITA UTAMA

Petugas menempelkan Maklumat Kapolda di tempat umum supaya bisa di baca Masyarakat

BERITA UTAMA

Antisipasi Terjadinya Tindak Pidana Polsek Maliku Patroli Malam