Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Sabtu, 8 Februari 2025 - 09:34 WIB

Pelatih yang Berlatih dan Pelatih yang Terlatih: Membangun Profesionalisme Instruktur Tempur

Pelatih yang Berlatih dan Pelatih yang Terlatih: Membangun Profesionalisme Instruktur Tempur

Pelatih yang Berlatih dan Pelatih yang Terlatih: Membangun Profesionalisme Instruktur Tempur

 

Dispen Kormar (Pasuruan) – Kualitas seorang pelatih tidak hanya diukur dari kemampuannya dalam memberikan instruksi, tetapi juga dari kesiapannya dalam terus berlatih dan mengasah keterampilan tempur. Prinsip inilah yang ditekankan dalam Kursus Kualifikasi Kepelatihan Sniper dan AKM, yang saat ini tengah berlangsung di Pusat Latihan Tempur Marinir Grati, Pasuruan.

Kursus yang telah memasuki hari kelima ini berada di bawah kendali Komandan Pusat Latihan Khusus (Danpuslatsus) Mayor Marinir Alamsyah, S.H., M.Tr. Opsla, selaku Pelaksana Latihan (Palaklat). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Komando Latih Korps Marinir (Kolatmar) sebagai bagian dari program peningkatan kualitas instruktur tempur yang bertugas di berbagai satuan Komando Latih Marinir.

Dalam kesempatan tersebut, Komandan Kolatmar (Dankolatmar) selaku Pimpinan Latihan (Pimlat) memberikan pengarahan dan motivasi kepada para peserta. Beliau menegaskan bahwa kesempatan mengikuti kursus ini harus dimanfaatkan secara maksimal, mengingat hanya prajurit terpilih yang dikirim dari satuan masing-masing untuk mendalami teknik pertempuran khusus, terutama dalam penggunaan senjata sniper dan AKM.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Sambangi Warganya Sosialisasikan Layanan Call Center 110

“Kalian adalah ujung tombak dalam setiap latihan yang diselenggarakan di satuan nantinya. Maka, serap semua ilmu yang diberikan oleh para Instruktur. Kuasai teknik menembak, pahami karakteristik senjata, dan latih insting kalian dalam situasi pertempuran sesungguhnya,” tegas Dankolatmar.

Selama lima hari pelatihan berjalan, peserta telah menerima berbagai materi penting, mulai dari karakteristik dan mekanisme senjata sniper serta AKM, teknik penggunaan dalam berbagai medan tempur, hingga prosedur darurat dalam kondisi kritis. Tidak hanya itu, mereka juga dibekali keterampilan infiltrasi dan eksfiltrasi, teknik pergerakan senyap dalam medan pertempuran, serta taktik khusus dalam serangan bunuh senyap (silent kill)—kemampuan vital dalam operasi sniper dan perang jarak dekat.

Baca juga  Askab PSSI Brebes Gelar Piala Soeratin U-15 2023. Diikuti 24 Tim, Manakah yang Juara?

Danpuslatsus juga kembali menegaskan pentingnya profesionalisme dan militansi bagi setiap pelatih. “Seorang pelatih yang hebat bukan hanya yang mampu mengajar, tetapi juga yang selalu siap bertempur dan terus mengasah kemampuannya. Jangan pernah puas dengan ilmu yang sudah kalian miliki, karena medan pertempuran selalu berkembang dan menuntut kalian untuk lebih siap setiap saat,” ujarnya. Pentingnya menanamkan semangat dan jiwa korsa kepada seluruh peserta dengan sebuah semboyan yang harus dipegang teguh:
“Tanamkan dalam jiwa kalian: Pelatih yang Berlatih dan Pelatih yang Terlatih!”

Dengan semangat ini, para instruktur tempur Korps Marinir diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam membina dan melatih prajurit-prajurit Korps Marinir dan TNI AL yang tangguh, profesional, serta siap menghadapi setiap tantangan di medan pertempuran.tegasnya

Bib

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Polsek Sebangau Kuala melaksanakan kegiatan Jum’at Curhat di Kedai Kopi Polsek Sebangau Kuala

Artikel

Sosialisasi Pangan Bergizi, Bhabinkamtibmas Polsek Banama Tingang Ajak Warganya Tanami Lahan Pekarangan

Uncategorized

Tekan Angka Laka Lantas, Satlantas Polres Pulang Pisau Intensifkan Patroli di Daerah Rawan Kecelakaan

Uncategorized

Pimpin Apel Pengamanan, Ini Arahan Kabagops Polresta Palangka Raya

Uncategorized

Giat KRYD Polsek Pandih Batu Demi Menciptakan Keamanan dan Ketertiban Menjelang Pilkada Kalteng tahun 2024.

Uncategorized

Polsek Kahayan Kuala menyampaikan pesan Kamtibmas, dan Himbauan kamtibmas

BERITA UTAMA

Masyarakat Pesisir Jadi Sasaran Sosialisasi Larangan Karhutla

Artikel

Peran Babinsa Koramil 1612-02/Komodo dalam Acara Re-Akreditasi Puskesmas Labuan Bajo