Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Kamis, 2 Oktober 2025 - 21:33 WIB

Selaraskan Program MBG, Pemkab Brebes Gelar Rakor Bareng Forkompimda

Selaraskan Program MBG, Pemkab Brebes Gelar Rakor Bareng Forkompimda

Selaraskan Program MBG, Pemkab Brebes Gelar Rakor Bareng Forkompimda

 

Brebes,Jateng.TargetNews.id-Pemerintah Kabupaten Brebes menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkompimda), pengarahan khusus terkait pelaksanaan Program Makan Berkat Gratis (MBG), di Aula Pendopo Kabupaten Brebes, Kamis (2/10/2025).

Program MBG yang merupakan inisiatif strategis lintas sektor bertujuan untuk mempercepat pembangunan berkelanjutan, menanggulangi kemiskinan, serta meningkatkan kualitas hidup dan gizi masyarakat menjadi fokus utama dalam pengarahan tersebut.

Kegiatan dihadiri Pj Sekda Brebes Dr. Tahroni M.Pd, Dandim 0713/Brebes Letkol Inf Sapto Broto, Kapolres Brebes AKBP Lilik Ardhiyansah, Kajari Brebes, Ketua DPRD, serta perwakilan dari beberapa kepala OPD.

Pj Sekda Brebes Dr. Tahroni M.Pd menyampaikan, program MBG tidak hanya sebatas kegiatan pemenuhan makanan bergizi, tetapi merupakan upaya nyata pemerintah untuk mencegah stunting, meningkatkan kualitas tumbuh kembang anak, serta menjaga kesehatan ibu hamil dan menyusui.

Baca juga  Satgas Pangan Polres Blitar Lakukan Pendataan Stok Beras Antisipasi Kelangkaan dan Kenaikan Harga

Keterlibatan lintas sektor menjadi kunci keberhasilan, Forkopimda, BPOM Satgas MBG, hingga pemerintah kecamatan dan desa harus bersinergi dengan penuh komitmen. Kita perlu memastikan distribusi makanan bergizi merata, kualitas produk terjamin, dan sasaran penerima tepat,” ucapnya.

Dengan semangat kolaborasi, Tahroni yakin Kabupaten Brebes mampu mempercepat pencapaian target. Dia mengajak seluruh jajaran Forkompimda untuk memperkuat koordinasi, mengawal pelaksanaan program, serta memberi perhatian khusus pada kecamatan dengan jumlah penerima besar seperti Brebes, Bulakamba, Larangan, dan Ketanggungan.

Kita juga perlu memberikan perhatian lebih pada ibu hamil dan menyusui yang jumlah penerimanya masih relatif kecil,” imbuh Tahroni.

Diketahui, Kabupaten Brebes menghadapi tantangan besar di bidang kesehatan masyarakat, khususnya terkait perbaikan gizi. Berdasarkan data terbaru per 28 September 2025, jumlah target penerima manfaat program MBG di Brebes mencapai lebih dari 513 ribu orang, yang meliputi siswa sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita.

Baca juga  Personel Polsek Kahayan Kuala menyampaikan pesan Kamtibmas, dan Himbauan kamtibmas dan mendukung Program pemeeintah terkait ketahanan pangan

Saat ini baru sekitar 135 ribu orang atau kurang lebih 26 persen yang dapat terlayani. Angka ini menunjukkan adanya kesenjangan yang masih cukup besar yang harus dicarikan solusi untuk mengatasinnya.

Kapolres Brebes dan Dandim 0713 Brebes dalam kesempatan yang sama menyatakan kesiapan institusinya untuk mendukung program, terutama dalam aspek pengamanan, pengawasan lapangan, serta penguatan ketahanan masyarakat dan pemerataan distribusi MBG.

Forkompimda berharap seluruh jajaran pemerintahan dan elemen masyarakat dapat bergerak selaras dalam mendukung percepatan pelaksanaan program, dengan tetap mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, dan partisipasi aktif masyarakat.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Satbinmas Polres Pulang Pisau sambangi dan dialogis dengan pedagang

Artikel

Peneliti CIE: Ada Upaya Menunggangi HTN Demi Kepentingan Kelompok Tertentu

Artikel

Ternyata Ini Yang Disampaikan Bripka Andi Saat Sambangi Masyarakat Pesisir

Artikel

Kunjungi Polres Pulang Pisau, Tim Puslitbang Polri Evaluasi, Keamanan Gudang Senjata  dan Amunisi

Uncategorized

Ps. Kanitsamapta Polsek Maliku Laksanakan Patroli Maja Antisipasi Terjadinya Karhutla

Uncategorized

Pesan Orang Tua Kepada Anak-Anaknya Semasa Masih Hidup Tentang Ziarah Kubur

Artikel

Kunker YKB Jatim, Kapolres Bangkalan Dampingi Ketua Bhayangkari Cabang Bangkalan

BERITA UTAMA

Rutinitas Personil Polsek Kahayan Kuala guna cegah terjadinya bahaya tindak kejahatan