TargetNews.ID Sampang, Jawa Timur — Proyek pembangunan SR (Sekolah Rakyat) di Desa Sejati, Kecamatan Camplong, Kabupaten Sampang yang dikerjakan oleh PT Waskita menjadi sorotan publik.
Pasalnya, masyarakat setempat mengeluhkan minimnya keterlibatan tenaga kerja lokal dalam proyek tersebut.
Warga menyebutkan bahwa sebagian besar buruh yang bekerja dalam pembangunan tersebut berasal dari luar daerah.
Kondisi ini menimbulkan kekecewaan di kalangan masyarakat Desa Sejati yang berharap dapat ikut berpartisipasi sekaligus memperoleh penghasilan dari proyek yang berada di wilayah mereka.
“Kami hanya jadi penonton di desa sendiri. Padahal banyak warga di sini yang siap bekerja,” ujar salah satu warga setempat.
Tokoh masyarakat Desa Sejati juga menyampaikan bahwa kurangnya transparansi dalam proses rekrutmen tenaga kerja menjadi salah satu pemicu ketidakpuasan warga.
Mereka berharap pihak pelaksana proyek dapat memberikan kesempatan yang lebih adil bagi masyarakat lokal.
Selain itu, warga mengkhawatirkan dampak sosial dari kebijakan tersebut jika terus berlanjut. Mereka meminta adanya perhatian dari pemerintah daerah untuk menengahi persoalan
ini dan memastikan proyek pembangunan memberikan manfaat langsung bagi warga sekitar.
Masyarakat berharap adanya dialog terbuka agar tercipta solusi yang mengakomodasi kepentingan bersama.
RED T










