Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag / TNI-POLRI

Senin, 20 April 2026 - 20:25 WIB

Polda Jatim Selamatkan PMI Asal Malang Korban TPPO

SURABAYA – Polda Jawa Timur melalui Ditres PPA-PPO berhasil memulangkan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Malang berinisial NF yang diduga menjadi korban tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Arab Saudi.

 

Korban dipulangkan pada Sabtu (18/4/2026) setelah melalui koordinasi intensif selama kurang lebih dua bulan dengan berbagai instansi terkait, antara lain Kementerian Luar Negeri, KBRI, serta BP3MI Jawa Timur.

 

Dirres PPA-PPO Polda Jatim, Kombes Pol Ganis Setyaningrum, menyampaikan bahwa pemulangan korban merupakan hasil percepatan penanganan kasus setelah pihaknya mengamankan seorang tersangka berinisial MZ (61), warga Kabupaten Malang.

Baca juga  Sapa Pagi Satlantas Polres Pulang Pisau Melaksanakan Pengaturan Arus Lalin

 

“Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka diduga telah memberangkatkan lebih dari 100 PMI secara non-prosedural sejak tahun 2011 hingga 2026,” ujar Kombes Ganis, Senin (20/4/2026).

 

Ia menambahkan, hingga saat ini diperkirakan masih terdapat puluhan PMI non-prosedural lainnya yang berada di luar negeri dan berpotensi menghadapi risiko serupa.

 

Selama bekerja di Arab Saudi, korban diketahui mengalami tekanan psikis dan diduga mendapatkan perlakuan tidak manusiawi, seperti pembatasan menjalankan ibadah, dipaksa bekerja tanpa istirahat, hingga mengalami kekerasan fisik.

 

Saat ini korban telah berada di Indonesia dan mendapatkan pendampingan serta penanganan lanjutan.

Baca juga  Kepedulian Terhadap Sesama,Prajurit Yonmarhanlan VII Kupang Mengikuti Donor Darah

 

Sementara itu, tersangka MZ telah diamankan dan tengah menjalani proses penyidikan lebih lanjut.

 

Penyidik juga terus mengembangkan kasus ini guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan penyalur ilegal lainnya.

 

Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia dan Undang-Undang Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

 

Polda Jatim mengimbau masyarakat agar tidak tergiur tawaran kerja ke luar negeri melalui jalur non-prosedural.

 

Masyarakat diminta memastikan proses penempatan melalui prosedur resmi guna menghindari risiko menjadi korban TPPO.

 

 

(Samsul)

Share :

Baca Juga

Artikel

MASYARAKAT ANTUSIAS NAIK TANK DAN KENDARAAN TEMPUR MARINIR

Artikel

Melaksanakan Sambang di Desa Binaannya, Bhabinkamtibmas Polsek Maliku Sosialisasikan Larangan Karhutla

Artikel

Target Peringkat Satu Nasional Pj. Walkot Paparan di depan Tim Penilai

Artikel

Danramil 09/Kutowinangun Terjunkan Personel Amankan Ibadah Umat Kristiani

BERITA UTAMA

Terima Paparan Dansatgas TMMD 117 Banyumas, Ini Kata Danrem Wijayakusuma

Artikel

Polsek Sebangau Kuala laksanakan kegiatan KRYD di wilayah kecamatan Sebangau Kuala

Artikel

Wahyu Surya Gading Bacabup Brebes Tahun 2024-2029 Untuk Memajukan Dan Membanahi Kabupaten Brebes

Artikel

Kodim 1008 dan Polres Tabalong Pastikan Malam Takbiran Berjalan Kondusif