Home / BERITA UTAMA

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:00 WIB

Pilgub Jatim 2029 Pemilih: Emil Dardak Memimpin, Lia Istifhama

Foto: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berada di posisi ketiga dengan 10,3 persen, disusul Ahmad Fauzi 7,7 persen, Muhammad Fawait 5,8 persen, Muhammad Nur Arifin 5,2 persen, Yuhronur Efendi 4,1 persen, Aditya Halindra Faridzky 3,9 persen, serta Hanindhito Himawan Pratama 2,1 persen. Sebanyak 7,1 persen responden memilih nama lain, sedangkan 4,2 persen mengaku belum menentukan pilihan. (Foto: TargetNews.ID/Anil/25/7/2026)

Foto: Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berada di posisi ketiga dengan 10,3 persen, disusul Ahmad Fauzi 7,7 persen, Muhammad Fawait 5,8 persen, Muhammad Nur Arifin 5,2 persen, Yuhronur Efendi 4,1 persen, Aditya Halindra Faridzky 3,9 persen, serta Hanindhito Himawan Pratama 2,1 persen. Sebanyak 7,1 persen responden memilih nama lain, sedangkan 4,2 persen mengaku belum menentukan pilihan. (Foto: TargetNews.ID/Anil/25/7/2026)

TARGETNEWS.ID SURABAYA – Accurate Research and Consulting Indonesia (ARCI) merilis hasil survei terbaru mengenai preferensi politik generasi muda Jawa Timur terhadap figur yang berpotensi bertarung pada Pemilihan Gubernur Jawa Timur 2029.

Survei dilakukan pada 25 Juni hingga 5 Juli 2026 terhadap 1.200 responden berusia 17–40 tahun yang tersebar secara proporsional di 38 kabupaten/kota di Jawa Timur. Penelitian menggunakan metode Stratified Multistage Random Sampling dengan margin of error ±2,8 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Hasilnya menempatkan Emil Elestianto Dardak sebagai figur dengan elektabilitas tertinggi di kalangan pemilih muda, yakni sebesar 32,1 persen. Di posisi kedua muncul Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama, dengan perolehan 17,5 persen.

Sementara itu, Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berada di posisi ketiga dengan 10,3 persen, disusul Ahmad Fauzi 7,7 persen, Muhammad Fawait 5,8 persen, Muhammad Nur Arifin 5,2 persen, Yuhronur Efendi 4,1 persen, Aditya Halindra Faridzky 3,9 persen, serta Hanindhito Himawan Pratama 2,1 persen. Sebanyak 7,1 persen responden memilih nama lain, sedangkan 4,2 persen mengaku belum menentukan pilihan.

Direktur ARCI, Nanang Haromain, menjelaskan bahwa survei ini secara khusus memotret preferensi politik generasi muda, bukan keseluruhan pemilih di Jawa Timur. Menurutnya, kelompok usia 17–40 tahun diproyeksikan menjadi salah satu penentu arah politik pada Pilgub Jawa Timur 2029.

“Emil Dardak masih menjadi figur paling kuat di kalangan pemilih muda. Elektabilitas 32,1 persen menunjukkan tingkat pengenalan publik dan penerimaan yang cukup baik di kelompok usia produktif,” ujar Nanang.

Baca juga  Doa Bersama Santunan Anak Yatim Wujud Syukur Kepedulian Polres Tegal

Meski demikian, ia menilai keunggulan tersebut belum menjamin posisi yang sepenuhnya aman. Sebab, sekitar dua pertiga responden masih berada di luar basis dukungan Emil, sehingga ruang kompetisi masih terbuka lebar.

Nanang juga menyoroti munculnya Lia Istifhama sebagai peraih suara terbanyak kedua. Menurutnya, capaian tersebut menjadi salah satu temuan paling menarik karena Lia bukan merupakan kepala daerah aktif.

“Elektabilitas 17,5 persen menunjukkan mulai terbentuknya basis dukungan dan tingkat pengenalan yang cukup signifikan di kalangan generasi muda. Aktivitas organisasi, komunikasi publik, serta kedekatan dengan kelompok muda tampaknya mulai memberikan dampak terhadap peningkatan elektabilitas,” katanya.

Di sisi lain, elektabilitas Eri Cahyadi sebesar 10,3 persen dinilai menunjukkan bahwa popularitas sebagai kepala daerah di tingkat kota belum otomatis bertransformasi menjadi dukungan di tingkat provinsi. Hal tersebut mengindikasikan perlunya perluasan pengaruh politik di luar daerah asal.

Sementara itu, persaingan di kelompok kandidat papan tengah dinilai masih sangat cair. Selisih elektabilitas antara Ahmad Fauzi, Muhammad Fawait, Muhammad Nur Arifin, Yuhronur Efendi, dan Aditya Halindra Faridzky berada dalam rentang yang relatif tipis sehingga masih berpotensi berubah seiring meningkatnya sosialisasi maupun dinamika politik menjelang Pilgub 2029.

Baca juga  Oknum Polisi PMJ, Ikat Tembak Perut M.DAT, Keluarga Minta Perlindungan Hukum

ARCI juga mengingatkan bahwa sejumlah perbedaan angka di kelompok menengah perlu dibaca secara hati-hati karena berada dalam rentang margin of error ±2,8 persen. Dengan demikian, selisih yang kecil belum tentu menunjukkan perbedaan kekuatan politik yang signifikan secara statistik.

Sebaliknya, keunggulan Emil Dardak dinilai relatif lebih stabil karena memiliki selisih yang cukup lebar dibanding kandidat lainnya pada saat survei dilakukan.

Selain itu, sebanyak 11,3 persen responden masih memilih nama lain atau belum menentukan pilihan. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa preferensi politik generasi muda Jawa Timur masih sangat dinamis dan peluang seluruh figur untuk meningkatkan elektabilitas masih terbuka.

“Survei ini memberikan pesan bahwa generasi muda Jawa Timur mulai membentuk preferensi politiknya jauh sebelum tahapan Pilgub dimulai. Mereka tidak hanya mempertimbangkan popularitas, tetapi juga melihat rekam jejak, kedekatan dengan publik, dan kemampuan figur dalam membangun komunikasi,” ujar Nanang.

Ia menambahkan bahwa munculnya Lia Istifhama sebagai pesaing terdekat Emil Dardak menjadi indikasi mulai terjadinya regenerasi figur politik di Jawa Timur.

“Pilgub Jawa Timur 2029 kemungkinan besar tidak hanya ditentukan oleh kekuatan partai politik, tetapi juga oleh siapa yang paling mampu membangun kedekatan emosional dengan generasi muda. Kelompok usia 17–40 tahun akan menjadi salah satu penentu utama arah politik Jawa Timur dalam beberapa tahun ke depan,” pungkasnya.

(Anil)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Raperda Penyelenggaraan Ketahanan Pangan dan Penanaman Modal Disetujui Jadi Perda

Artikel

Hadiri Peresmian Pelabuhan Gold Coast Bengkong, Kapolri Tekankan Pentingnya Kolaborasi Lembaga Cegah TPPO-PMI Ilegal

BERITA UTAMA

Polres Tulungagung Ungkap Fakta Baru Kasus Dugaan Peredaran Pupuk Tidak Terdaftar

BERITA UTAMA

Ketua MPR RI Tinjau Jembatan Ekoproyo dan Lokasi Tanah Bergerak di Kabupaten Tegal

Artikel

Anggota Koramil Paloh Dampingi Tenaga Pengajar Terima Bantuan ATK Dan Perehapan WC Sekolah Dari Telkom Indonesia

Artikel

Bupati dan wakil bupati secara resmi memaparkan visi pembangunan Tanjab Barat periode 2025–2030 di Rapat Paripurna DPRD

Artikel

Pembagian Brosur Kamseltibcarlantas kepada Pengguna Jalan

Artikel

Sosialisasi Program Saber Pungli di wilkum Polsek Maliku