Home / BERITA UTAMA / DAERAH / Tag

Senin, 17 Agustus 2026 - 23:31 WIB

Ning Lia: Kemerdekaan Harus Terasa Lewat Pendidikan yang Setara

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama

Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama

TARGETNEWS.ID SURABAYA – Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia bukan sekadar seremoni. Bagi Anggota DPD RI asal Jawa Timur, Lia Istifhama atau Ning Lia, momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat bahwa masih ada pekerjaan besar yang harus diselesaikan, terutama memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan kesempatan untuk belajar dan tumbuh.

Usai mengikuti upacara peringatan HUT ke-81 RI di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (17/8/2026), Ning Lia menyampaikan pandangannya tentang makna tema kemerdekaan tahun ini, “Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.”

Menurutnya, kedaulatan dan kemakmuran tidak hanya dibangun melalui kekuatan ekonomi maupun pengelolaan sumber daya alam. Lebih dari itu, Indonesia membutuhkan manusia yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan kompetensi untuk mengelola seluruh potensi bangsa.

“Jika berkaca dari tema Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur, tentu aspek yang harus dibenahi lebih dulu yakni pendidikan atau SDM-nya. Sebenarnya alam kita ini kaya, tetapi untuk menjadi sesuatu perlu kompetensi SDM yang mumpuni,” ujar Ning Lia.

Ia menggambarkan pendidikan sebagai fondasi yang nantinya akan menentukan banyak hal dalam kehidupan masyarakat. Ketika anak-anak mendapatkan pendidikan yang baik, mereka memiliki peluang lebih besar untuk mandiri, bekerja, menciptakan inovasi, sekaligus ikut membangun daerah dan negaranya.

Karena itu, menurut Ning Lia, penguatan SDM tidak bisa dipisahkan dari berbagai agenda pembangunan. Pendidikan yang berkualitas dapat ikut menopang ketahanan pangan, kedaulatan energi, keadilan sosial, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Baca juga  Sekda Kota Tegal Ajak Masyarakat Dorong Penyusunan Perda Minol sebagai Landasan Pengawasan

“Dari aspek pendidikan itu nantinya pasti akan merambat ke berbagai aspek lainnya seperti ketahanan pangan, kedaulatan energi, keadilan dan kesejahteraan bagi para tenaga pendidik,” katanya.

Guru Jangan Ditinggalkan

Di balik keberhasilan seorang anak di ruang kelas, ada guru yang setiap hari mendampingi, mengajar, dan membangun karakter mereka.

Karena itu, Ning Lia memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan tenaga pendidik, termasuk guru honorer. Ia menilai, membangun pendidikan yang berkualitas tidak cukup hanya dengan memperbaiki kurikulum dan fasilitas, tetapi juga harus memperhatikan orang-orang yang menjalankannya.

“Lalu juga perhatian kepada guru honorer yang terus saya perjuangkan juga selama ini,” tegasnya.

Bagi Ning Lia, guru bukan sekadar profesi. Mereka merupakan bagian penting dari perjalanan seorang anak dalam meraih cita-cita. Karena itu, kesejahteraan guru menjadi bagian yang tidak boleh dipisahkan dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional.

Jangan Ada Anak yang Tertinggal

Ning Lia juga mengingatkan bahwa semangat kemerdekaan harus dirasakan seluruh anak Indonesia, termasuk anak-anak penyandang disabilitas.

Menurutnya, tidak boleh ada seorang anak yang kehilangan hak untuk mendapatkan pendidikan hanya karena memiliki keterbatasan tertentu.

Baca juga  LHKPN Wajib Dilaporkan KPK, Anggota Legislatif Terpilih Periode 2024-2029

“Pendidikan tidak boleh hanya dinikmati kelompok tertentu. Anak-anak penyandang disabilitas juga harus mendapatkan hak pendidikan yang layak,” ujarnya.

Pemerintah, lanjutnya, perlu memastikan sekolah memiliki fasilitas yang ramah bagi semua peserta didik, didukung tenaga pendidik yang memadai serta lingkungan belajar yang mampu memenuhi kebutuhan anak-anak dengan kondisi yang beragam.

Sebab, kata Ning Lia, kemerdekaan akan terasa lebih bermakna ketika setiap anak memiliki kesempatan yang sama untuk bermimpi dan mengejar masa depannya.

Ia menilai pembangunan Indonesia tidak boleh hanya diukur dari gedung yang berdiri, jalan yang dibangun, atau angka pertumbuhan ekonomi. Ada ukuran lain yang jauh lebih penting, yakni seberapa besar negara mampu memberikan kesempatan kepada manusianya untuk berkembang.

“Penguatan manusia harus menjadi fondasi. Kalau SDM kita kuat, potensi Jawa Timur dan Indonesia bisa dikelola lebih optimal untuk mewujudkan cita-cita kemerdekaan,” pungkas Ning Lia.

Pesan Ning Lia tersebut menjadi refleksi di momentum 81 tahun Indonesia merdeka: kemerdekaan bukan hanya tentang menjadi bangsa yang berdaulat, tetapi juga tentang memastikan tidak ada anak yang tertinggal dan setiap warga memiliki kesempatan untuk hidup lebih baik.

(Anil)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Personel Sat Polairud Polres Pulang Pisau menghimbau Warga Agar Selalu Mentaati Protokol Kesehatan

Artikel

Ciptakan Kamseltibcarlantas, Sat Lantas Polres Pulang Pisau Dikmas Lantas Penling Penluh

Artikel

Dalam rangka peringati hari jadi lWO ke-12 Tahun 2024 Kabupaten Brebes Dan memberikan santunan kepada anak yatim piatu serta bagi bagi sembako kepada kaum Duafa.dan Lansia sekaligus potong rambut gratis Desa Wanasari

BERITA UTAMA

AIR MATA PERPISAHAN: KOMBES KETUT AGUS TINGGALKAN BALI, RESMI JADI PROPAM MADYA TK.III DIV PROPAM MABES POLRI

BERITA UTAMA

Kapolres Tegal Perkuat Sinergi dengan Kejaksaan Demi Penegakan Hukum yang Berkeadilan

Artikel

Bareskrim Tangkap Kurir Narkoba di Jakut, 25 Bungkus Sabu Disita

BERITA UTAMA

Wujud Empati Dan Kedekatan Dengan Warga Binaannya, Babinsa Laksanakan Takziah

Artikel

Babinsa Koramil 19/ Kuwarasan Karya Bhakti Pembangunan Jembatan di Desa Binaan