Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Senin, 11 Mei 2026 - 17:22 WIB

VIRAL” 200 Siswa Dari 12 Sekolah Tingkat TK, SD, dan SMP Kawasan Tembok Dukuh “Keracunan MBG”!!!

SURABAYA – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Tembok Dukuh Surabaya menarik semua Makanan Bergizi Gratis (MBG), usai 200 siswa di kawasan tersebut mengalami gejala keracunan, Senin (11/5/2026) siang tadi.

 

Menurut keterangan drg. Tiyas Pranadani Kepala Puskesmas Tembok Dukuh mengatakan, sudah berkoordinasi dengan SPPG terkait, pascalaporan siswa dilarikan ke puskesmas atas dugaan keracunan MBG. Tindaklanjutnya, SPPG langsung menarik semua makanan yang terdistribusi,” ucapnya.

 

Lanjut kata drg. Tiyas, SPPG tadi itu menarik semua makanan, jadi makanan-makanan yang belum dikonsumsi semua ditarik, ditarik semua, SPPG komitmen membiayai seluruh pengobatan siswa yang keracunan tersebut. Kemudian MBG pihak SPPG juga berkomitmen untuk membiayai seluruh pengobatan dari siswa.

 

“Dan tentu akan kami lakukan investigasi ya terkait makanan ini melalui BBLK (Balai Besar Laboratorium Kesehatan),” ujanya di lobby RS IBI Jalan Dupak.

Baca juga  Babinsa Koramil 08/Alian Bantu Agendakan Program Desa

 

Masih kata lanjut drg. Tiyas, sebanyak 200 siswa dari 12 sekolah tingkat TK, SD, dan SMP di kawasan Tembok Dukuh, Kota Surabaya, mengalami gejala keracunan yang diduga akibat mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Senin siang.

 

“Dari jumlah itu, sebagian dirawat di RS Ibu dan Anak Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Surabaya, dugaan keracunan mengarah pada makanan MBG karena seluruh siswa terdampak menerima distribusi makanan dari satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang sama di wilayah Tembok Dukuh,” ulasnya.

 

Hampir jam 9-an, lanjut drg. Tiyas, Saya dapat laporan dari sekolah kalau ada siswa yang dibawa ke puskesmas, yang klaim kalau keracunan MBG, jumlah korban masih bersifat sementara karena pendataan terus dilakukan.

 

“Karena memang datanya masih belum fix ya, masih ada laporan, ada yang masih kita hitung ulang, mayoritas siswa mengalami gejala ringan seperti mual, muntah, dan pusing setelah mengonsumsi MBG dari SPPB tersebut, hingga Senin siang ini, belum ada laporan siswa yang harus menjalani rawat inap. Sebagian besar siswa hanya menjalani pemeriksaan dan penanganan ringan,” terangnya.

Baca juga  Polres Gresik Bongkar Aplikasi Gomatel yang Sebar 1,7 Juta Data Debitur

 

drg. Tiyas Pranadani Kepala Puskesmas Tembok Dukuh menambahkan, ada yang dibawa ke Rumah Sakit IBI ini mungkin kurang lebih 100-an, datanya masih kami update lagi.

 

Selain mendatangi sekolah-sekolah terdampak, pihak puskesmas juga menerima sejumlah siswa yang datang langsung untuk mendapatkan penanganan, dan Alhamdulillah semuanya gejalanya masih ringan, kemungkinan Puskesmas Tembok Dukuh Kota Surabaya menduga penyebab keracunan 200 siswa di wilayahnya, disebabkan menu daging di Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang dikonsumsi hari ini,” tutupnya. (tok/eva)

Share :

Baca Juga

Artikel

Anggota Koramil 1612-01/Ruteng hadiri Pelantikan Petugas PANTARLIH di Kecamatan Cibal

Artikel

PJI Nganjuk Perkuat Silaturahmi, Tegaskan Peran Pers

BERITA UTAMA

Polres Gresik Meriahkan Hari Bhayangkara ke-78 dengan Lomba Push Bike untuk Anak

BERITA UTAMA

TMMD Regtas Ke 116 Resmi Di Buka Oleh Asisten Administrasi Umum Sekretaris Daerah Kab. Sambas

Artikel

Lapas Lumajang Tanam 60 Bibit Kelapa, untuk Dukung Program Ketahanan Pangan

Artikel

Polda Jatim Imbau Masyarakat Waspadai Cuaca Ekstrem Saat Libur Nataru

BERITA UTAMA

Satgas TMMD ke-126 Kodim 1208/Sambas Pasang Mal dan Plastik Rabat Beton

Artikel

Demi Kenyamanan Beribadah, TMMD HST Rehab Plafon Langgar