Home / BERITA UTAMA / HUKRIM / INVESTIGASI / TargetNews.id / TNI-POLRI

Jumat, 24 November 2023 - 18:29 WIB

Pemilik CV Syana Omnia Ivan Kristanto Divonis Hanya 2 Bulan Penjara

Pemilik CV Syana Omnia Ivan Kristanto Divonis Hanya 2 Bulan Penjara,
Foto,

Pemilik CV Syana Omnia Ivan Kristanto Divonis Hanya 2 Bulan Penjara, Foto,

 

Surabaya, TargetNews.id Terdakwa Ivan Kristanto pemilik CV Syana Omnia sekaligus terdakwa perkara pemalsuan merk hanya dijatuhi hukuman 2 bulan penjara. Selain hukuman badan terdakwa Ivan Kristanto juga dikenakan denda sebesar Rp 20 juta dengan ketentuan jika tidak dibayar diganti dengan kurungan penjara selama 3 bulan.

Dalam amar putusan Ketua Majelis Hakim Sutrisno menyatakan terdakwa Ivan Kristanto terbukti bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja memproduksi atau mengedarkan sediaan farmasi dan/atau alat kesehatan yang tidak memiliki perizinan sebagaimana dimaksud dalam pasal 106 ayat (1) dan ayat (2) dan diancam pidana dalam Pasal 197 UU RI No. 36 Tahun 2009 tentang kesehatan yang telah diubah dengan UU No. 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

Baca juga  Bentuk Dukungan Pelestarian Budaya Daerah, Danramil 08/Plh Pembukaan Pertunjukan Seni Budaya Perang Telor di Pantai Tanjung Api

“Menjatuhkan hukuman pidana penjara  selama 2 bulan, denda Rp 20 juta, subsider 3 bulan kurungan penjara,” kata Ketua Majelis Hakim Sutrisno.

Ucok Jimmi Lamhot, SH selaku kuasa hukum korban (pelapor) Nadia Dwi Kristanto mengaku sangat kecewa atas ringannya  putusan yang diterima terdakwa,

“Kalau memang ada perbuatan itu yang dilanggar, menurut pasal 197 undang-undang kesehatan yang dimana hukuman maksimalnya 15 tahun wajib itu ditahan. Tapi ini terdakwa Ivan Kristanto tidak ditahan dan tuntutannya pun minimal sekali 4 bulan, putusannya 2 bulan ini lah pengadilan-pengadilan di indonesia yang tidak bisa menegakkan keadilan, Makanya banyak orang selalu bilang keadilan-keadilan di indonesia ini tidak pernah adil,”keluh Ucok.

Perlu diketahui, Ivan Kristianto dilaporkan adik kandungnya sendiri Nadia Dwi Kristanto ke polisi, lantaran tak terima merk dan penjualan essentials oil miliknya dijual Ivan Kristanto tanpa seizinnya.

Baca juga  Bappenas: Transformasi Kejaksaan RI Dalam Mewujudkan Single Prosecution System dan Penguatan Advocaat Generaal

Penjualan dilakukan Ivan Kristanto setelah keduanya memutuskan pecah kongsi dan tidak tinggal bersama di ruko yang bersandingan dan berbisnis bersama.

Namun, lambat laun kesepakatan tersebut dinilai tak sesuai. Ia merasa semakin merugi lantaran tak diberi keuntungan sepeser pun dari hasil penjualan produk, dan merk yang diklaim sebagai resep pribadinya dan dibuat secara otodidak dijual tanpa ijin Nadia.

Nadia menyebut produk dan merk milik Ivan adalah miliknya, dibuat sejak lama. Bahkan, salah satu brandnya, Natuna Essentials sudah ada izin BPOM. Setengah tahun dari 2020 pertengahan didaftarkan sendiri dengan produk serupa, HAKI miliknya didaftarkan di 2018.(NRS)

Share :

Baca Juga

Artikel

360 Atlit ikuti Kejurda Catur Provinsi Jateng 2024

BERITA UTAMA

POLSEK DUKUH PAKIS,PATROLI BERSAMA 3 PILAR GUNA ANTISIPASI TINDAK KEJAHATAN.

BERITA UTAMA

AKBP Siswantoro Pimpin Upacara Hari Satpam Ke-42 Tahun 2022 Di Mapolres Sampang

BERITA UTAMA

Ngeri Perihal Pajak Nikel Bikin Jokowi Kaget: Besar Sekali Angkanya

BERITA UTAMA

PENGECEKAN MESS TIDUR DALAM PERWIRA, BINTARA DAN TAMTAMA OLEH ASPERS DANPASMAR 3

Artikel

Pengaturan Pagi Satlantas Polres Pulang Pisau

Artikel

Akibat Pesta Minuman Beralkohol Melania Safitri Menabrak Hingga Meninggal Dunia, Hanya DiVonis 4 Bulan Penjara

Artikel

Kapolres Pulang Pisau Bersama Forkopimda Hadiri Safari Ramadhan dan Buka Puasa Bersama