Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN

Senin, 8 April 2024 - 19:24 WIB

Tak Sesuai Perda Retribusi Karcis Pasar Naik dikritisi Aktivis IBK

Tak Sesuai Perda Retribusi Karcis Pasar Naik dikritisi Aktivis IBK

Tak Sesuai Perda Retribusi Karcis Pasar Naik dikritisi Aktivis IBK

 

BREBES, Sejumlah pedagang di pasar Induk dan pasar kodim Brebes mengaku keberatan, jelang lebaran karcis retribusi naik hingga 100 persen.

“Hari biasa retribusi pedagang hanya Rp.3500, menjelang puasa naik menjadi Rp. 4000 dan mulai kemarin naik menjadi Rp. 5000,” kata Anwar Harhera (45) salah seorang pedagang dipasar itu. Minggu (7/4/2024).

Kenaikkan itu dirasa berat bagi pedagang kecil. Karena situasi pasar saat ini jauh lebih sepi omsetnya bila dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

” Kondisi daya beli masyarakat sedang lesu, meskipun jelang lebaran, kenaikan pembeli tidak begitu signifikan,” lanjutnya.

Sementara kenaikan retribusi juga terjadi di Pasar Induk Brebes, Sejumlah pedagang mengaku diminta Rp. 5000,,.

“Tadi saya diminta Rp. 5000 untuk karcis,” kata salah satu pedagang dadakan sambil menunjukan bukti karcis.

Sementara Kepala pasar Brebes, Ali Nurohman mengaku kenaikan itu merupakan tradisi tahunan jelang lebaran.

Baca juga  Pengembalian Kerugian Keuangan Negara Anggaran 2023-2024 Sebesar 2,69 miliar

“kenaikan itu memang sudah tradisi jelang lebaran sebelum saya menjabat disini, dan mungkin juru pungut menarik karcis/retribusi juga tidak memaksa, artinya berapapun tidak dipaksakan,” ujar Ali.

Ali menuturkan kenaikan itu selain menjadi sebuah tradisi, hasil retribusi itu masuk ke khas daerah. Namun demikian ia mengakui penarikan retribusi itu tidak sesuai perda.

Disebutkannya tarif retribusi sesuai perda sekitar Rp. 2000,,.

Dijelaskan Ali, pedagang pasar induk Brebes sekitar 450, dari jumlah itu yang aktif hanya 250, jumlah itu belum dihitung sejumlah pedagang diluar pasar induk Brebes yang menjadi tanggung jawab pasar induk Brebes.

Agung, Kabid Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan Brebes saat diminta tanggapan mengaku belum memaksimalkan retribusi karcis pasar, menurutnya kenaikan itu akan dilakukan secara bertahap, terutama retribusi pemilik kios.

Baca juga  Bhabinkamtibmas Desa Talio Muara mengikuti Musdes Desa Talio Muara Kecamatan Pandih Batu

“Dengan mempertimbangkan berbagai macam hal kita belum memaksimalkan retribusi, kenaikan retribusi kita lakukan bertahap beriringan dengan proses sosialisasi ke para pedagang, pada kios di lokasi tersebut selama ini baru ditarik retribusi Rp. 4000 dari yang seharusnya Rp. 6000 karena masih mempertimbangkan kondisi para pedagang,” kata Agung ke awak media melalui via telpon.

Persoalan kenaikan retribusi itu akhirnya di respon oleh Darisman, salah satu aktivis Brebes dari IBK (Indonesia Berantas Korupsi).

Menurutnya setiap kelembagaan harus mengacu pada peraturan yang telah ditetapkan.

“Lembaga itu harus mengacu pada peraturan, ketika disebutkan kenaikan itu adalah sebuah tradisi dihari tertentu, harus pula ada dasarnya, jangan-jangan ini masuk dalam dugaan pungutan liar, dan ini perlu diluruskan,” ujar Darisman disapa (fauzi)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Sat Binmas Polres Pulang Pisau sambang dan patroli dialogis sekaligus berikan himbauan Kamtibmas dan tingkatkan keamanan lingkungan sekitar

BERITA UTAMA

Sat Binmas Polres Pulang Pisau Melaksanakan Kegiatan Polisi RW

Artikel

Polres Sampang Sigap Waktu 6 Jam Pelaku Pembunuhan Di Tamberu Daya Sokobanah di Tangkap

BERITA UTAMA

Berbagi di Bulan Suci, Polres Pulang Pisau Sambangi Pondok Pesantren An-Nuur

Artikel

Komandan Yonmarhanlan IV Hadiri Acara Vicon Syukuran HUT Kowal Ke-62

BERITA UTAMA

Serda Agus Arahan Sampaikan Wasbang Kepada Siswa SMA Negeri 6 Barabai Tentang Pentingnya Disiplin

BERITA UTAMA

NUR HADI BACALEG PBB DAPIL 2 DPRD BANYUWANGI : TEGAKKAN KEADILAN DAN KEPASTIAN HUKUM

BERITA UTAMA

Danramil 1612-02/Komodo bersama Forkopimda Kabupaten Manggarai Barat Gelar Jalan Sehat dan Kampanye Labuan Bajo Bebas Sampah dalam Rangka Peringatan Hari Koperasi Nasional ke-76