Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Selasa, 5 Agustus 2025 - 15:06 WIB

Proyek Box Culvert di Sidodadi Surabaya Sarat Dugaan Pelanggaran: Pemasangan Tidak Lurus, Air Meluber, dan Identitas Kontraktor Tak Jelas

Proyek Box Culvert di Sidodadi Surabaya Sarat Dugaan Pelanggaran: Pemasangan Tidak Lurus, Air Meluber, dan Identitas Kontraktor Tak Jelas

Proyek Box Culvert di Sidodadi Surabaya Sarat Dugaan Pelanggaran: Pemasangan Tidak Lurus, Air Meluber, dan Identitas Kontraktor Tak Jelas

TARGETNEWS.ID SURABAYA — Proyek pembangunan Box Culvert yang berlokasi di Jalan Sidodadi Baru, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Simokerto, Surabaya, tengah menjadi sorotan publik. Pasalnya, proyek yang semestinya menjadi solusi pengendalian banjir justru menimbulkan tanda tanya besar. Sejumlah kejanggalan terpantau di lapangan, mulai dari pemasangan yang tidak lurus hingga ketidakjelasan informasi kontraktor pelaksana.

Dari hasil penelusuran di lokasi proyek, terlihat bahwa pemasangan box culvert tidak dilakukan secara lurus. Parahnya, masih ada genangan air yang belum teratasi hingga menyebabkan limpahan air ke badan jalan raya, yang tentu saja membahayakan pengguna jalan, terutama saat malam hari.

Ketika dikonfirmasi oleh awak media, pengawas proyek bernama Rahmat mengakui bahwa pemasangan memang tidak bisa dilakukan lurus. Ia beralasan adanya pipa milik Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) menjadi hambatan teknis.

“Iya mas, memang tidak bisa lurus karena terganggu dengan adanya pipa PDAM,” ujar Rahmat singkat.

Sayangnya, keterangan tersebut menimbulkan pertanyaan lanjutan: jika sudah diketahui adanya pipa PDAM, mengapa desain proyek tidak direvisi agar tetap sesuai standar konstruksi dan tidak berdampak pada hasil akhir?

Baca juga  Festival Patrol Piala Cup Kapolda Jatim Jilid Ke-7, Merebutkan Hadiah Jutaan Rupiah

Tak berhenti di situ, awak media mencoba menggali informasi mengenai perusahaan pelaksana proyek. Namun, respons yang diterima jauh dari profesional. Salah satu pengawas yang sedang berada di lokasi bahkan memberikan jawaban sembari bermain ponsel, seolah enggan memberikan informasi yang seharusnya transparan.

“Ada mas, udah dipasang oleh pekerja, tapi saya gak tau dipasang di mana,” katanya tanpa melepaskan pandangan dari layar HP-nya.

Upaya untuk mencari papan informasi proyek pun berakhir nihil. Tidak terlihat adanya papan nama proyek di sekitar lokasi sebagaimana mestinya. Padahal, keberadaan papan proyek merupakan kewajiban berdasarkan aturan transparansi publik, agar masyarakat dapat mengetahui sumber anggaran, nilai proyek, nama pelaksana, serta waktu pelaksanaan.

Setelah terus didesak, pengawas lain akhirnya menyebutkan nama perusahaan pelaksana adalah PT Pundi Kencana Makmur. Namun hingga berita ini diturunkan, tidak ada verifikasi tertulis yang bisa menguatkan klaim tersebut, mengingat papan proyek tidak ditemukan di lokasi.

Baca juga  Gelar Operasi Miras Ilegal Polsek Pandaan Berhasil Sita Puluhan Botol Miras Tanpa Izin Berbagai Merk

Sikap tertutup juga datang dari perangkat lingkungan. Salah satu tokoh RW setempat enggan memberikan komentar ketika dimintai tanggapan oleh awak media. Hal ini semakin menguatkan dugaan adanya pelanggaran administratif dan prosedural dalam pelaksanaan proyek tersebut.

Sejumlah dugaan pelanggaran dalam proyek ini mencakup:

Pemasangan box culvert yang tidak sesuai garis lurus,

Air yang tetap tergenang dan meluber ke jalan,

Tidak adanya papan nama proyek,

Ketidaksiapan pengawas dalam memberikan informasi kepada publik,

Minimnya pengawasan dari pihak kelurahan dan kecamatan.

Kondisi ini tentu patut menjadi perhatian serius, baik oleh Dinas PU Bina Marga dan Pematusan Kota Surabaya maupun Inspektorat Kota Surabaya, karena menyangkut penggunaan anggaran publik dan keselamatan masyarakat.

Transparansi, akuntabilitas, dan kepatuhan terhadap regulasi merupakan aspek mutlak dalam setiap proyek pemerintah. Jika proyek ini terbukti menyalahi aturan, maka harus ada tindakan tegas dari instansi terkait agar tidak menjadi preseden buruk bagi pelaksanaan proyek infrastruktur lainnya di Surabaya.

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Polres Jember Gandeng Pondok Pesantren Laksanakan Program Bersinar

Artikel

Rutinitas Personil polsek Kahayan kuala melaksanakan serah terima piket penjagaan mako polsek Kahayan kuala

Uncategorized

Tingkatkan Sinergitas, Polres Kendal Gelar Silaturahmi Bersama Awak Media

Artikel

Jaga Kebersihan dan Kesehatan Lingkungan, Anggota Koramil 02/Haruai Turun Ke Jalan

Artikel

Peltu Lasiman Wakili Danramil 1612-03/Reo dalam Rapat Koordinasi Persiapan Peringatan HARDIKNAS

Artikel

Aroma Tak Sedap, di Balik 47 Keping Emas! GNPK Kalbar Desak Propam Polda Bongkar Tuntas

BERITA UTAMA

Kanit I SPKT Polresta Palangka Raya Cek Kondisi 31 Tahanan

Uncategorized

Melaksanakan kegiatan Apel KRYD & Penyampaian arahan dari Pimpinan kepada Anggota terkait tugas di lapangan.