Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / NEWS / Tag / TNI-POLRI

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:28 WIB

Tiga Kabupaten Terdampak Hidrometeorologi, Polri Bergerak Cepat Lakukan Penyelamatan dan Pemenuhan Kebutuhan Pengungsi

TERNATE TargetNews.ID Curah hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan bencana hidrometeorologi di wilayah Maluku Utara berupa 1 banjir bandang, 4 kejadian tanah longsor, dan 15 kejadian banjir. Tiga kabupaten terdampak, yakni Halmahera Barat, Halmahera Utara, dan Tidore Kepulauan. Sejak awal kejadian, jajaran Polri dikerahkan maksimal, berpacu dengan waktu untuk mengevakuasi warga, menolong korban, dan memastikan masyarakat terdampak segera tertangani.

Berdasarkan data Polri per 7 Januari 2026, bencana ini mengakibatkan tiga korban meninggal dunia, dengan rincian dua orang di Kabupaten Halmahera Barat dan satu orang di Kabupaten Halmahera Utara. Selain itu, ribuan warga terpaksa mengungsi demi keselamatan, masing-masing sekitar 5.000 jiwa di Halmahera Barat dan 1.311 jiwa di Halmahera Utara. Kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp4.270.000.000, dan pendataan masih terus dilakukan di lapangan.

Selain permukiman warga, hujan deras dan banjir yang terjadi sejak Senin (5/1/2026) hingga Kamis (8/1/2026) dini hari juga menyebabkan Jembatan Ake Aru, penghubung Tobelo–Loloda di Kecamatan Galela Utara, Kabupaten Halmahera Utara, terputus. Kondisi ini berdampak pada aktivitas masyarakat dan distribusi logistik, sehingga Polri melakukan pengamanan lokasi serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk penanganan lebih lanjut.

Selain upaya penyelamatan, Polri juga menyalurkan bantuan logistik kepada masyarakat terdampak. Di Kabupaten Halmahera Barat, Polres setempat bersama pemerintah desa telah menyalurkan 1.000 dus mi instan dan 1.000 sak beras ukuran 5 kilogram untuk memenuhi kebutuhan pangan warga di lokasi terdampak dan pengungsian. Penyaluran dilakukan bertahap dan disesuaikan dengan kebutuhan di lapangan.

Baca juga  Maendo Jaya Raih Juara 1 KTT Provinsi Jateng

Sejak menerima laporan awal, Polri jajaran Maluku Utara—dari Polsek hingga Polda—langsung diterjunkan ke lokasi. Fokus diarahkan pada penyelamatan warga di titik rawan, pemberian pertolongan pertama kepada korban luka, pelaksanaan pencarian dan penyelamatan (SAR), serta pembukaan akses jalan yang tertutup banjir dan material longsor. Seluruh langkah dilakukan bertahap, menyesuaikan kondisi medan dan cuaca.

Kapolda Maluku Utara IrjenPol. Drs. Waris Agono, M.Si menegaskan bahwa kecepatan menjadi kunci dalam situasi darurat.
“Personel bergerak dari satuan terdekat dengan perlengkapan yang dibutuhkan dan bekerja bersama unsur terkait. Prioritas kami adalah keselamatan warga, penanganan korban, serta memastikan para pengungsi mendapatkan perhatian dan kebutuhan dasar yang layak,” ujarnya.

Untuk mendukung penanganan di lokasi terdampak, Polri mengerahkan personel dan sarana secara terpadu. Di Halmahera Barat, dikerahkan dua unit truk R6, tiga unit kendaraan R4 double cabin, serta 60 personel Polres Halmahera Barat. Di Halmahera Utara, Polres setempat menurunkan tiga unit truk R6, empat unit kendaraan R4 double cabin, dan 90 personel untuk menjangkau wilayah terdampak hingga ke desa-desa. Bantuan juga datang dari Polres Ternate dengan satu unit truk R6 dan 12 personel Samapta, serta Polresta Tidore Kepulauan dengan satu unit truk R6 dan 12 personel Samapta. Unsur SAR diperkuat oleh Sat Brimob Polda Maluku Utara dengan dua unit truk R6, satu unit kendaraan R6 box, satu unit kendaraan R4 double cabin, 10 set peralatan SAR, serta 38 personel Brimob. Di wilayah perairan, Ditpolairud Polda Maluku Utara mengerahkan satu unit Kapal Patroli SBU dengan empat personel ABK untuk pemantauan dan evakuasi.

Baca juga  Personel Satlantas Polres Pulang Pisau, Berikan Teguran Kepada Pengendara Motor Yang Tidak Memakai Helm

Dalam penanganan pengungsi, Polda Maluku Utara bekerja sama dengan Forkopimda dan instansi terkait mendirikan serta mengelola posko pengungsian. Kebutuhan dasar—makanan, air bersih, layanan kesehatan, dan keamanan—terus diupayakan agar tetap terpenuhi. Polri juga menyiagakan Polres jajaran lainnya untuk mengantisipasi kemungkinan bencana susulan.

Kapolda Maluku Utara menyampaikan duka cita dan belasungkawa kepada keluarga korban meninggal dunia serta empati kepada seluruh masyarakat terdampak. Polri mengimbau masyarakat untuk tetap menjaga ketertiban dan keamanan di lingkungan masing-masing, mengikuti arahan petugas, serta menghindari area rawan bencana. Layanan darurat Polri 110 tersedia dan dapat diakses 24 jam untuk melaporkan kondisi darurat atau menghubungi kantor polisi terdekat.

Polda Maluku Utara memastikan seluruh jajaran tetap siaga 24 jam, memantau perkembangan situasi, dan bekerja bersama seluruh pemangku kepentingan serta masyarakat agar kondisi dapat segera pulih dan aktivitas warga kembali berjalan normal

Samsul

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Satuan Binmas Polres Pulang Pisau , Sambangi Warganya terkait Tindak Pidana perdagangan Orang

Artikel

Dukung Kesiapan dan Mobilitas Satuan Denkav 4/SP Cek Kesiapan Alutsista

Artikel

Kejar Target, Satgas TMMD Langsung Lakukan Pengecoran Teras Langgar Darussalam

BERITA UTAMA

Pak Sicomo Polres Tulungagung Setia Jemput Bola Permudah Masyarakat Urus SIM

Artikel

Pupuk Jiwa Nasionalisme, Kodim Sintang Gelar Upacara Bendera

Artikel

Dandim 1612/Manggarai Tekankan Netralitas TNI Menjelang Pemilu dan Pilkada

Artikel

Sambang ke Masyarakat, Personel Polsek Maliku Lakukan Sosialisasi dan Imbauan

BERITA UTAMA

Ciptakan Rasa Aman, Satgas Pamtas Mobile Yonif Raider 514/SY Laksanakan Patroli Gabungan TNI-POLRI