Kahayan Kuala – Kepolisian Sektor (Polsek) Kahayan Kuala menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung program prioritas pemerintah pusat terkait ketahanan pangan nasional. Hal ini diwujudkan dengan turunnya personel kepolisian langsung ke lahan-lahan pertanian untuk berdialog dan menyerap aspirasi para petani cabai di wilayah setempat, Sabtu (14/02/2026).
Kegiatan ini bertujuan untuk memantau langsung pemanfaatan lahan pekarangan maupun lahan produktif yang dikelola masyarakat, sekaligus mengidentifikasi hambatan teknis yang dihadapi petani di lapangan.
Kapolres Pulang Pisau, AKBP Iqbal Sengaji, S.I.K., M.Si., melalui Kapolsek Kahayan Kuala, Ipda Eko Andrianto, S.H., menegaskan bahwa Polri hadir tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga menjadi pendamping bagi keberhasilan program swasembada pangan.
“Kami mendukung penuh program ketahanan pangan nasional. Personel kami di lapangan melakukan pengecekan lahan dan berbincang langsung dengan para petani untuk memetakan kendala apa saja yang dialami dalam proses penanaman maupun pengolahan tanaman pangan, khususnya cabai,” ujar Ipda Eko.
Dalam dialog yang berlangsung santai di sela kesibukan bertani, personel Polsek Kahayan Kuala memberikan motivasi agar para petani tetap semangat dalam mengelola lahan. Polisi juga mengapresiasi kerja keras warga yang telah berkontribusi menjaga stabilitas stok pangan di daerah.
Terkait berbagai keluhan dan kendala yang disampaikan oleh para petani, pihak Polsek berjanji akan menjembatani komunikasi tersebut kepada pihak atau instansi terkait.
“Setiap kendala yang dihadapi petani akan kami teruskan kepada instansi yang berwenang agar segera mendapatkan solusi teknis yang tepat. Kami ingin memastikan program ini berjalan sukses dan memberikan dampak ekonomi yang positif bagi masyarakat Kahayan Kuala,” pungkas Kapolsek.
Dengan adanya pendampingan rutin dari pihak kepolisian, diharapkan para petani semakin termotivasi untuk mengoptimalkan potensi lahan yang ada, demi terciptanya ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di Kabupaten Pulang Pisau. (Humasrespulpis)










