Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag / Uncategorized

Senin, 9 Maret 2026 - 20:44 WIB

Ning Lia Dukung Kritik Menteri Bahlil Soal TOEFL LPDP: Jangan Sampai Pendidikan Dalam Negeri Tersisih

Surabaya — Anggota Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Lia Istifhama memberikan dukungan terhadap pernyataan Bahlil Lahadalia yang menyoroti syarat nilai TOEFL tinggi dalam program beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Ia menilai kritik tersebut penting sebagai bahan evaluasi agar kebijakan beasiswa negara semakin inklusif dan adil bagi seluruh calon penerima.

Politisi yang akrab disapa Ning Lia itu menilai, persyaratan nilai TOEFL yang terlalu tinggi berpotensi menciptakan ketimpangan kesempatan, khususnya bagi mahasiswa dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah.

“Apa yang dikatakan Pak Menteri Bahlil sangat benar. Jika TOEFL sampai 800, secara logika itu lebih mudah dicapai oleh mereka yang sejak awal memiliki kemampuan ekonomi sehingga bisa meningkatkan kompetensi di lembaga kursus bahasa Inggris yang biayanya tidak murah,” ujar Ning Lia.

Baca juga  Asops Panglima TNI : Media Sosial Sangat Efektif dan Medan Kritik Dalam Mempengaruhi Opini Publik

Menurutnya, realitas di lapangan menunjukkan bahwa akses terhadap pelatihan bahasa Inggris berkualitas sering kali hanya dimiliki oleh kelompok tertentu yang memiliki kemampuan finansial lebih baik.

Lebih lanjut, putri almarhum ulama besar KH Masykur itu juga menyoroti bahwa persyaratan tersebut secara tidak langsung mendorong orientasi beasiswa LPDP lebih banyak pada studi luar negeri, dibandingkan penguatan pendidikan di dalam negeri.

“Dengan syarat tersebut juga, sama saja mendorong kesempatan beasiswa LPDP di luar negeri, bukan di dalam negeri. Padahal alokasi uang negara hingga triliunan rupiah seharusnya juga difokuskan untuk memperkuat perguruan tinggi di Indonesia,” tegasnya.

Sebagai anggota DPD RI, Ning Lia menilai perlu adanya keseimbangan dalam pemanfaatan dana LPDP. Ia berharap program tersebut tidak hanya berorientasi pada pendidikan luar negeri, tetapi juga memberikan porsi besar bagi pengembangan kualitas perguruan tinggi nasional.

Baca juga  Tertibkan Pelanggar Rambu, Satlantas Polres Tanjung Perak Gelar Patroli Terpadu di Akses Vital Surabaya–Madura

Menurutnya, Indonesia memiliki banyak kampus berkualitas yang perlu diperkuat melalui dukungan kebijakan, riset, dan pembiayaan pendidikan dari negara.

“Minimal samalah persentasenya dengan alokasi studi luar negeri. Jangan sampai justru pendidikan dalam negeri tersisih,” tambahnya.

Ning Lia berharap pemerintah melakukan evaluasi terhadap skema dan persyaratan beasiswa LPDP agar program tersebut benar-benar menjadi instrumen pemerataan kesempatan pendidikan bagi seluruh anak bangsa, sekaligus memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa investasi negara pada sektor pendidikan harus mampu menjangkau masyarakat lebih luas serta mendorong kemajuan institusi pendidikan nasional secara berkelanjutan.

ANIL

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Dengan Rutin Sambang, Bhabinkamtibmas Food Estate Sampaikan Pesan Kamtibmas

BERITA UTAMA

Polres Sintang Gelar Sosialisasi Persiapan Hadapi Pemilu 2024

Uncategorized

Datangi masyarakat dan ajak masyarakat untuk jaga Kamtibmas, itulah yang di sampaikan Petugas Patroli Sat Samapta

Artikel

Tingkatkan Keterampilan Petugas, Kodim 1002/HST Bersama Rutan Barabai Gelar Latihan Menembak

Uncategorized

Kanit I SPKT Ingatkan Piket Fungsi Perketat Sistem Keamanan Mapolresta Palangka Raya

BERITA UTAMA

Ketum RD75: Selamat Ulang Tahun Ke 51 Kepala Desa Muktiwari, Lanjutkan 2 Periode

Uncategorized

Bhabinkamtibmas mensosialisasikan Pelayanan publik terkait penerbitan SKCK ke warga

Artikel

Maling Ternak Kambing Di Lasem, Ketangkep, Begini Kronologinya