Home / BERITA UTAMA / DAERAH

Kamis, 9 Juli 2026 - 16:21 WIB

Sebanyak 2.000 Nelayan Kabupaten Tegal Kini Terlindungi Program Jaminan Sosial

Slawi, TargetNews.ID -Sebanyak 2.000 nelayan di Kabupaten Tegal kini telah memperoleh perlindungan melalui Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan yang menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kabupaten Tegal. Program ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan rasa aman kepada nelayan sebagai pekerja rentan yang memiliki risiko tinggi saat menjalankan aktivitas melaut maupun menangkap ikan di perairan umum daratan.

Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Tegal, Riesky Trisbiantoro, saat ditemui di Kantor Dinas Perikanan Kabupaten Tegal, Selasa (07/07/2026), mengatakan program tersebut merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kabupaten Tegal dengan BPJS Ketenagakerjaan untuk memberikan perlindungan kepada nelayan laut dan nelayan perairan umum daratan.

Program ini merupakan wujud keberpihakan Pemerintah Kabupaten Tegal kepada nelayan. Melalui perlindungan ini, nelayan memiliki jaminan apabila mengalami kecelakaan kerja maupun risiko meninggal dunia saat bekerja,” ujar Riesky.

Ia menjelaskan, program tersebut mulai diluncurkan pada September 2025 oleh Bupati Tegal dengan sasaran sekitar 1.000 nelayan selama empat bulan hingga Desember 2025. Pada tahun 2026, cakupan program diperluas menjadi perlindungan selama satu tahun penuh dengan jumlah penerima manfaat meningkat menjadi sekitar 2.000 nelayan.

Baca juga  Polri Sukseskan Penyelenggaraan KTT IAF ke-2 di Bali

Perlindungan yang di berikan meliputi Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM). Pemerintah Kabupaten Tegal membayarkan iuran sebesar Rp16.800 per orang setiap bulan melalui alokasi anggaran sekitar Rp403 juta pada tahun 2026. Hingga Juni 2026, pembayaran iuran telah dilakukan sebanyak enam kali.

Dari total sekitar 2.973 nelayan yang tercatat di Kabupaten Tegal, sebanyak 2.000 nelayan telah mendapatkan perlindungan, sementara sekitar 970 nelayan lainnya belum dapat terakomodasi karena keterbatasan kemampuan anggaran daerah.

Penerima manfaat program berasal dari nelayan laut di Kecamatan Kramat, Suradadi, dan Warureja, serta nelayan perairan umum daratan di Kecamatan Kedungbanteng yang beraktivitas di Waduk Cacaban.

Menurut Riesky, Pemerintah Kabupaten Tegal menargetkan seluruh nelayan di Kabupaten Tegal dapat memperoleh perlindungan sosial secara bertahap sesuai kemampuan keuangan daerah. Untuk menjaga keberlanjutan program, anggaran perlindungan bagi 2.000 nelayan juga telah disiapkan kembali pada tahun 2027.

Harapan kami, bantuan ini menjadi stimulus agar ke depan semakin banyak nelayan yang melanjutkan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan secara mandiri. Di wilayah Pantura sudah ada nelayan yang mengikuti secara mandiri dengan manfaat perlindungan yang lebih lengkap,” katanya.

Baca juga  Datangi Sirampog, Dewi Aryani Ingatkan Menjaga Persatuan Antar Warga

Program tersebut diperuntukkan bagi nelayan berusia 16 hingga 65 tahun yang terdaftar sebagai nelayan Kabupaten Tegal dan memenuhi persyaratan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Sementara nelayan berusia di atas 65 tahun belum dapat didaftarkan karena mengikuti ketentuan yang berlaku.

Hingga tahun 2026, program tersebut telah memberikan manfaat kepada keluarga nelayan yang mengalami musibah. Tercatat sekitar 11 ahli waris nelayan telah menerima santunan Jaminan Kematian sebesar Rp42 juta per jiwa.

Selain memperkuat perlindungan sosial bagi nelayan, Dinas Perikanan Kabupaten Tegal juga terus mengoptimalkan Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya meningkatkan konsumsi ikan sekaligus mendukung percepatan penurunan stunting. Program ini menyasar anak-anak sekolah melalui kampanye gemar makan ikan yang dilaksanakan bersama pemerintah desa, sekolah, PKK, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Riesky berharap kedua program tersebut dapat terus berlanjut sehingga semakin banyak nelayan memperoleh perlindungan sosial dan budaya konsumsi ikan di masyarakat semakin meningkat sebagai bagian dari upaya mewujudkan masyarakat Kabupaten Tegal yang lebih sehat dan sejahtera.(Fauzi/Hms)

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Liong Kapuas 2023, Wakapolda Harap Perayaan Imlek dan Cap Go Meh di Kalbar Aman dan Lancar

BERITA UTAMA

Perjuangkan Hak Pemilu Warga Binaan, Kalapas Pemuda Madiun Temui Kepala Disdukcapil Bahas Perekaman e-KTP Warga Binaan

BERITA UTAMA

Polsek Kenjeran Amankan Residivis, Bobol Rumah Tetangga Saat Ditinggal Mudik

BERITA UTAMA

​Gerakan Aktivis Suramadu Anti Korupsi (GASAK) Kecam Keras Dugaan Kasus Tindak Pidana Pencucian Uang di Kejaksaan

Artikel

Polres Jember Gelar Pembekalan Psikologi Massa untuk Personel PAM TPS Pilkada 2024

Artikel

Jaga Kamtibmas Jalur Perairan, Polsek Kahayan Kuala Perketat Pengawasan Ferry Bahaur

Artikel

Sapa Warga, Bripka Slamet Rianto Berikan Tips Pemanfaatan Lahan Sempit untuk Tanaman Pangan

BERITA UTAMA

Akhir Pekan, Polsek Bukit Batu Sambangi Pasar Malam