Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / NEWS / Tag / Uncategorized

Senin, 26 Agustus 2024 - 23:29 WIB

Fortifikasi Beras di Brebes untuk Cegah Stunting

Fortifikasi Beras di Brebes untuk Cegah Stunting

Fortifikasi Beras di Brebes untuk Cegah Stunting

 

BREBES,JATENG.Targetnews.id- Pemerintah Kabupaten Brebes bersama Kementerian Pertanian, World Bank dan ICARE menggelar Forum Group Discussion (FGD) di Grand Dian Hotel Brebes, Senin (26/08/2024). FGD membahas bagaimana kesiapan Pemkab Brebes dalam melakukan fortifikasi beras.

Fortifikasi beras merupakan salah satu upaya perbaikan gizi masyarakat melalui pengayaan zat gizi pada beras. Beras fortivit atau beras bervitamin mengandung sedikit karbohidrat, tetapi kaya akan kandungan mikronutrien seperti vitamin A, vitamin B1, B3, B6, B12, asam folat, zat besi dan seng (Zn) sehingga sangat sesuai dikonsumsi dalam pola gaya hidup sehat yang berkelanjutan yang muaranya pada pencegahan stunting di Kabupaten Brebes.

Sekretaris Daerah Kabupaten Brebes, Ir. Djoko Gunawan M.T mewakili Pj Bupati mengatakan, Bank Dunia dan ICARE melakukan tour untuk melihat potensi di Brebes untuk mengemas beras lokal dengan beras fortifikasi.

Baca juga  Rutinitas Personil Polsek Kahayan Kuala guna cegah terjadinya bahaya tindak kejahatan

“Artinya nanti di dalam beras fortifikasi ini nanti kita eksekusi dalam rangka intervensi penanggulangan stunting. Sehingga kita sambut baik, hari ini kita FGD,” kata Djoko.

Tindak lanjut dari kegiatan tersebut kata Djoko yakni akan ada peninjauan di lapangan untuk melihat sejauh mana potensi yang ada di Brebes utamanya di Kecamatan Losari, Larangan dan Bantarkawung.

“Dari situ bisa dikembangkan termasuk rantai pasok, rice milling unit (mesin penggilingan padi) dan sebagainya, dengan harapan akan tersistem hingga menumbuhkan minat untuk beras fortifikasi,” ungkap Djoko.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Brebes Drs M Furqon Amperawan MP menjelaskan, saat ini di daerahnya masih dalam tahap awal penjajakan terkait dengan rantai pasok beras mulai dari produsen ke konsumen.

Baca juga  Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kota, Pontianak membangun pemanfaatan tenologi digital

“Rantai pemasaran beras yang ada di Kabupaten Brebes di antaranya dari produsen ke konsumen yang sebelumnya melalui penggilingan RMU, kita akan kaji itu,” kata Furqon.

Adapun terkait pengaplikasian dari program beras fortifikasi kata Furqon, akan ditambahkan unsur tertentu.

“Nah nanti beras tersebut akan ditambahkan unsur gizi tertentu seperti zink yang bisa menangani stunting di Kabupaten Brebes,” tandasnya.

Agenda FGD tersebut di hadiri oleh Kementan RI, World Bank, ICARE, OPD terkait dan sejumlah camat yang ada Kabupaten Brebes.(Fauzi)

Share :

Baca Juga

Artikel

Personel Satlantas Polres Pulang Pisau Turun Laksanakan Pengaturan Arus Lalu Lintas Di Depan Gereja

BERITA UTAMA

Patroli Area Bandara, Satlantas Polresta Palangka Raya Cegah Balapan Liar

Artikel

Sebanyak 2.503 Personel Gabungan Diterjunkan Untuk Amankan Lanjutan Liga 1 Persebaya vs Madura United

BERITA UTAMA

Ratusan Personel Kawal dan Amankan Penyampaian Aspirasi Para Nelayan Kota Tegal

Uncategorized

Petugas menempelkan Maklumat Kapolda di tempat umum supaya bisa di baca Masyarakat

Artikel

Dandim 1009/Tanah Laut Beserta Anggota Mengikuti Acara Puncak Perayaan Hari Ulang Tahun TNI Ke-79

Uncategorized

Masyarakat Resah Air Tidak Mengalir Satgas Yonif 122/TS Pos Kout Lakukan Ini

Uncategorized

Jumat Curhat Polsek Maliku Gelar Kedai Kopi Bersama Warga Masyarakat