Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Senin, 8 September 2025 - 11:12 WIB

Kapolrestabes Surabaya Beri Penghargaan Kapolsek Wonokromo dan Toga Tomas, atas Peran Aktif Jaga Kamtibmas

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, [Foto: Bib Gila/TargetNews.id]

Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, [Foto: Bib Gila/TargetNews.id]

SURABAYA TargetNews.id Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Luthfi Sulistiawan, memberikan penghargaan kepada Kapolsek Wonokromo Kompol Hegy R, bersama tokoh agama (Toga) dan tokoh masyarakat (Tomas) yang telah berperan besar menjaga keamanan Mapolsek Wonokromo saat terjadinya aksi kerusuhan beberapa waktu lalu.

Dalam kesempatan tersebut, Kombes Pol Luthfi menekankan bahwa keberhasilan menjaga situasi kondusif tidak terlepas dari kebersamaan antara aparat kepolisian dan masyarakat.

“Kami mengucapkan terima kasih yang luar biasa atas bantuan toga dan tomas di wilayah hukum Polsek Wonokromo yang telah melaksanakan pengamanan saat itu,” tutur Kombes Pol Luthfi, pada Minggu (7/9).

Menurutnya, partisipasi aktif para tokoh masyarakat menjadi bukti nyata bahwa keamanan bukan hanya tugas Polisi semata, melainkan tanggung jawab bersama.

Dalam sambutannya, Kombes Pol Luthfi juga menyampaikan bahwa apa yang terjadi di Wonokromo dapat menjadi teladan bagi daerah lain di Indonesia.

Baca juga  Rugikan Negara Miliaran Rupiah, Telkom Malang Kota Dan PRM Akan Dilaporkan Ke Kejakasaan

Ia menegaskan, masyarakat Surabaya terbukti mampu bersatu untuk menjaga ketertiban, bahkan di tengah situasi yang berpotensi menimbulkan kerusuhan.

“Surabaya ini kota perjuangan dan kejadian kemarin membuktikan, masyarakat tidak hanya jadi penonton, tetapi ikut serta menjaga keamanan. Itu luar biasa,” ungkapnya.

Kombes Pol Luthfi sempat mengaitkan fenomena ini dengan sebuah peristiwa yang terjadi di Amerika Serikat pada tahun 1964, yang melahirkan sistem panggilan darurat.

Dari peristiwa tersebut, ia ingin menekankan bahwa kepedulian masyarakat sangat penting untuk mencegah hal-hal buruk terjadi.

“Kalau di luar negeri ada kasus orang hanya menonton tanpa membantu, di Surabaya justru berbeda. Masyarakat turun tangan, menunjukkan kepedulian, dan inilah yang membuat situasi tetap aman,”tegas Kombes Luthfi.

Pemberian penghargaan ini bukan hanya simbol apresiasi, tetapi juga bentuk motivasi agar sinergi antara polisi, tokoh agama, dan tokoh masyarakat terus terjaga.

Baca juga  Jelang Hari Bhayangkara, Polres Pulpis Ikuti Kejuaraan Beladiri Polri di SPN Polda Kalteng

“Harapan kami ke depan Surabaya semakin kokoh dalam menjaga keamanan dan ketertiban bersama,”pungkas Kombes Lutfhi.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Wonokromo, Surabaya melindungi fasilitas umum yang ada di wilayahnya ketika akan dirusak oleh beberapa orang tidak dikenal, Minggu (30/8/2025) dini hari.

Kapolsek Wonokromo Kompol Hegy Renanta mengatakan, masyarakat telah spontanitas secara heroik membantu Polsek Wonokromo dalam upaya menjaga situasi kamtibmas di wilayah Kota Surabaya.

“Warga Wonokromo telah membantu menjaga Mapolsek Wonokromo sejak Kamis 28 Agustus 2025 hingga saat ini,” kata Kompol Hegy.

Ia mengatakan Kantor Polsek Wonokromo Surabaya tercatat Enam kali akan diserang perusuh pada kerusuhan Agustus 2025 kemarin.

Namun, berkat bantuan warga Wonokromo, Mapolsek Wonokromo berhasil diselamatkan dan tidak ada kerusakan sama sekali.

Bib

Share :

Baca Juga

Uncategorized

Polsek Pandih Batu laksanakan Program 1000 Komitmen Larangan Karhutla

Artikel

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 4 Pati-Pamen Polri

Uncategorized

Seksi Dokkes Polresta Palangka Raya Periksa kembali Kesehatan para Anggota

Artikel

KEMENTRIAN BUMN DORONG DIGITALISASI PERKUAT HILIRISASI PTPN IV PALMCO

Artikel

Polres Mojokerto Amankan Oknum Kades Diduga Korupsi Dana Desa.

Artikel

Satlantas Pulang Pisau Berikan Teguran, Simpatik Kepada Pengemudi R4

Artikel

Kapolres Sumenep dan Dandim 0827 Kunjungi Ponpes Al-Amien Tegal Putri

BERITA UTAMA

Satbinmas Polres Pulang Pisau sambangi dan dialogis dengan pedagang