Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / INVESTIGASI / KESEHATAN / NEWS / Tag / TNI-POLRI / Uncategorized

Jumat, 5 Desember 2025 - 01:34 WIB

Dialog Literasi Kebangsaan STIK: Menyongsong Pemolisian Digital di Era AI

TargetNews.D/Foto/Dialog Literasi Kebangsaan STIK: Menyongsong Pemolisian Digital di Era AI

TargetNews.D/Foto/Dialog Literasi Kebangsaan STIK: Menyongsong Pemolisian Digital di Era AI

Jakarta TargetNews.ID (3/12/25) — Episode ketiga dialog mahasiswa STIK-PTIK kembali menghadirkan pandangan segar mengenai arah transformasi Polri di tengah arus perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (AI). Pada sesi kali ini, para mahasiswa tampil langsung sebagai pembicara, menunjukkan perspektif generasi baru yang akan menjadi pemimpin bangsa di masa mendatang. Sejumlah tokoh turut memberikan pandangan dan menegaskan pentingnya kesiapan Polri menghadapi era digital.

Dosen Kepolisian Utama Tk.I STIK Lemdiklat Polri, Irjen Pol Drs. Bahagia Dachi, S.H., M.H., menegaskan bahwa institusi kepolisian harus semakin terbuka terhadap masukan publik.
“Pesan utamanya, seperti yang disampaikan para pembicara tadi, adalah bahwa Polri siap menerima kritik dari masyarakat. Sebaliknya, mahasiswa yang berasal dari Polri juga menyampaikan bahwa masyarakat harus siap dikritik. Jadi ada timbal balik,” ujarnya.

Irjen Dachi juga menegaskan bahwa transformasi Polri bertumpu pada tiga komponen: people, technology, dan process. Ia mencontohkan implementasi ETLE yang dapat ditingkatkan melalui teknologi dan AI agar lebih ramah bagi masyarakat.
“Kalau pelanggaran bisa langsung dibayar lewat QR code, atau ETLE langsung mengirimkan notifikasi WhatsApp, itu akan jauh lebih mudah. AI sangat membantu proses seperti itu. Penggunaan AI dalam penegakan hukum di masa depan tidak bisa dielakkan.”

Founder Drone Emprit dan PT Media Kernels Indonesia, Ismail Fahmi, menyoroti pentingnya pendekatan pencegahan dalam kepolisian modern. Ia mengapresiasi munculnya kritik dari mahasiswa Polri yang mulai menyadari perlunya perubahan paradigma.
“Mereka menyadari bahwa kita selama ini terlalu fokus pada penegakan hukum, padahal ada juga yang namanya prediction dan pencegahan. Kalau pencegahan bisa dibantu oleh AI—misalnya melalui ETLE atau data CCTV untuk memetakan lokasi rawan—maka masyarakat bisa mendapat feedback dan itu membantu tugas polisi,” jelasnya.

Perwakilan GP Ansor, Ahmad Luthfi, mengingatkan para mahasiswa STIK tentang pentingnya literasi teknologi dalam tugas kepolisian modern.
“Jika ingin menjadi pemimpin masa depan, maka harus menguasai teknologi. Dari pembicaraan tadi, terlihat bahwa setiap peristiwa ataupun persoalan di era sekarang selalu melibatkan teknologi,”

Dialog pada episode ketiga ini menegaskan bahwa masa depan Polri dan kepemimpinan nasional berada di tangan generasi muda yang melek teknologi dan terbuka terhadap perubahan. Melalui sudut pandang Irjen Pol Bahagia Dachi, Ismail Fahmi, dan Ahmad Luthfi, terlihat jelas bahwa transformasi menuju era digital tidak hanya menuntut kesiapan institusi, tetapi juga seluruh ekosistem pendukungnya—mahasiswa, masyarakat, serta kolaborasi lintas sektor.

Red T

Share :

Baca Juga

BERITA UTAMA

Bungkam Dugaan Uang Rp285 Juta Kasus Narkoba Banyuwangi, Propam Polda Jatim Bungkam

BERITA UTAMA

Tiga Tahun Tanpa Kejelasan, Keluarga Korban Pertanyakan Progres Laporan ke Polrestabes Surabaya

BERITA UTAMA

Lagi-lagi Polrestabes Surabaya Lambanya 3 Tahun Menunggu Keadilan Kasus Laporan Penghaniayaan

BERITA UTAMA

KASUS PENYADAPAN PRESIDEN MENDUNIA | Aceng Syamsul Hadie (ASH): Dugaan Makar, Krisis Kepercayaan Institusi Polri, dan Alarm Bahaya bagi Demokrasi Indonesia

BERITA UTAMA

Polres Lumajang Berangkatkan Personel dan Paket Sembako, Bantu Warga Terdampak Banjir Tempursari

BERITA UTAMA

Polres Gresik Ungkap Peredaran Narkoba Sita 57,96 Gram Sabu dari Tangan Residivis

BERITA UTAMA

Polres Lamongan Bongkar 17 Kasus Narkoba, 21 Tersangka Ditangkap dan 275,94 Gram Sabu Disita

BERITA UTAMA

ALIANSI MADURA INDONESIA DESAK KEPALA KANWIL DITJENPAS JATIM SEGERA COPOT DAN PECAT KALAPAS, KPLP, SERTA KASI KAMTIB LAPAS KELAS IIB TULUNGAGUNG