Home / Artikel / BERITA UTAMA / DAERAH / HUKRIM / KESEHATAN / NEWS / Tag

Minggu, 19 April 2026 - 23:12 WIB

“Perjuangan RA Kartini Masa Kini : Advokat Rikha Permatasari Berjuang di Meja Hijau, Pra Peradilan untuk Kehormatan Marwah Jurnalis”

Mojokerto, TargetNews.ID – Di setiap zaman, selalu ada Perjuangan.Jika dahulu Raden Ajeng Kartini melawan keterbatasan untuk memperjuangkan Hak dan Martabat, maka hari ini, semangat itu hidup kembali—bukan di ruang sunyi, tetapi di ruang sidang, di meja hijau, di hadapan Hukum.

 

Pada tanggal 21 April, bertepatan dengan peringatan Hari Kartini, sebuah perjuangan baru dimulai.

 

Advokat Rikha Permatasari berdiri TEGAK, bukan hanya sebagai Kuasa Hukum, tetapi sebagai Representasi Keberanian—membela Wartawan Amir dalam sidang praperadilan.

 

Namun Perjuangan ini tidak Sesederhana membela satu klien. Ini adalah Perjuangan untuk Kehormatan dan marwah Profesi Jurnalis.

Bukan Sekadar Perkara, Ini Pertaruhan Martabat,Kasus ini telah melampaui batas individu.

 

Ini bukan lagi tentang siapa yang duduk sebagai tersangka, tetapi tentang :

apakah Profesi Jurnalis masih dilindungi, apakah suara Kebenaran masih memiliki ruang dan apakah hukum berdiri di atas keadilan, bukan Kepentingan. Ketika satu wartawan diuji, maka seluruh marwah jurnalisme ikut dipertaruhkan.

Baca juga  GITET Simangkuk Dan GI 150 KV PLTA Asahan 3 Siap Dukung Keandalan Listrik Sumbagut.

 

Meja Hijau : Arena Perjuangan Baru

Di meja hijau, tidak ada senjata selain Hukum.

Tidak ada kekuatan selain Argumentasi dan Keberanian.

 

Namun di sanalah : kebenaran diuji,

KEADILAN di Perjuangkan

dan Integritas diPertaruhkan, Advokat Rikha Permatasari mengambil posisi, tidak hanya untuk Membela, tetapi untuk Memastikan bahwa Proses Hukum tidak menyimpang dari REL nya.

 

Semangat Kartini yang Tak Pernah Padam. Semangat Raden Ajeng Kartini bukan sekadar Sejarah.Ia hidup dalam setiap Keberanian untuk melawan Ketidakadilan.

 

Hari ini, semangat itu menjelma : dalam suara pembelaan,dalam langkah hukum,dalam keberanian menghadapi tekanan.

Baca juga  Tiga Atlet Polri Raih Medali Emas, Perak dan Perunggu Lewat Cabor Judo dan Muaythai di PON XXI Aceh Sumut

Perjuangan tidak lagi melawan penjajahan fisik, tetapi melawan ketidakadilan dalam sistem.

 

Seruan Persatuan : Jangan Terpecah. Perjuangan ini membutuhkan lebih dari sekadar keberanian individu. Tapi Ini membutuhkan solidaritas.

Tidak ada kubu.Tidak ada perpecahan.Yang ada hanyalah satu tujuan : menegakkan kebenaran dan menjaga kehormatan profesi.

 

*Ini Awal, Bukan Akhir Sidang praperadilan ini bukan akhir dari Perjuangan.* Ini adalah titik awal.Awal dari pembuktian kebenaran,pengujian sistem hukum dan kebangkitan kesadaran publik.

 

“Seperti Kartini yang menyalakan cahaya di zamannya, hari ini perjuangan itu kembali dinyalakan di Ruang sidang, di hati para Pejuang Keadilan, dan di suara publik yang tidak lagi diam.”

 

Mari Berjuang Bersama

Untuk kebenaran. Untuk keadilan.Untuk marwah jurnalis.Karena ini bukan tentang satu orang. Ini tentang kita semua.{Red}

Share :

Baca Juga

Artikel

Prajurit Yudha Karya Dharma Sukseskan Program Desa Berjaya

Artikel

Jelang Pemilu 2024 Kodim 0713 Brebes Siagakan Pasukan Huru Hara

Artikel

Tokoh Lintas Agama Jember Apresiasi Polri, Pilkada dan Nataru Berjalan Aman dan Kondusif

BERITA UTAMA

OTK Bacok Warga Hulaan Gresik Hingga Terkapar, Kapolsek Menganti AKP Arif Rahman: “Tidak Ada Tempat Bagi Premanisme, Kami Buru Sampai Tuntas!!!”

Artikel

Lia Istifhama Apresiasi Ketegasan Polda Jawa Timur Tindak Tambang Ilegal di Kabupaten Sumenep

BERITA UTAMA

Respon Cepat Polres Madiun Kota Amankan Dua Tersangka Anak Punk Diduga Terlibat Penganiayaan

Artikel

Polsek Pandih Batu Tak Beri Celah, Bhabinkamtibmas Masuk Desa Sosialisasi Stop Narkoba

BERITA UTAMA

Kelurahan Tanah Kalikedinding Gelar Santunan Anak Yatim Bersama Yayasan Shohibul Yatim Surabaya dan Komunitas Wong Edan