KOTA BATU, Targetnews.id – Calon Gubernur Jawa Timur No.3 Tri Rismaharini melakukan kunjungan rapat konsolidasi dalam rangka menyongsong pemilihan kepala daerah (Pilkada) serentak secara nasional untuk Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati -Wakil Bupati, Walikota dan Wakil Walikota yang kurang 25 hari lagi untuk dilaksanakan pencoblosan.
Dengan estimasi waktu yang sempit ini, Calon Gubernur Jatim Tri Rismaharini melakukan safari politiknya di wilayah Kota Batu. Cagub Jatim di dampingi Tim Pemenangan sekaligus anggota DPRD Provinsi Jatim periode 2024-2029 dapil Malang Raya. Seperti, Sri Untari Bisowarno, Saifuddin Zuhri, Dewanti Rumpoko.
Acara konsolidasi Cagub Jatim hadir pula Calon Walikota Batu Kris Dayanti, anggota DPRD Batu, Ir. Punjul Santoso, Sampurno, dan pengurus DPC PDI Perjuangan Batu Asmadi, seluruh penganut agama dan kepercayaan se Jatim. Kegiatan konsolidasi Pilkada Gubernur dan Bupati, Walikota, digelar di kediaman politikus kawakan Ibu Sinta Wilayah Songgokerto Kecamatan Batu Kota Batu, Jum’at (1/11/24) malam.
Kesempatan itu Tim Pemenangan No.3 Cagub dan Cawagub Jatim, Tri Risma Harini – Gus Hans, yaitu Saifudin Zuhri mengatakan. Kehadiran Ibu Risma di kediaman Ibu Sinta, merupakan hal yang sangat penting. Karena sosok beliau Ibu Sinta merupakan tokoh nasional yang cukup dikenal. Juga beliau adalah ketika Pilpres kemarin namanya juga terkenal, visioner, dan nasionalis dan tokoh masyarkat Kota Batu.
“Maka hadirnya Cagub Jatim Ibu Risma Harini di kediaman Ibu Sinta merupakan momen penting dalam konsolidasi jemput pilkada 2024, ada dua calon Kada dan Wakada, Cagub Jatim Ibu Risma dan Calon Walikota Batu Kris Dayanti yang sama-sama pada No.3 di surat suara. Satu paket Cakada ini, berharap masyarakat Jatim dan warga Malang Raya, wabil khusus juga Warga Kota Batu, agar bisa memilih dan memenangkan Cagub Tri Risma Hariani dan Kris Dayanti,”kata Saifudin Zuhri.
Diwaktu yang bersamaan juru bicara Calon Gubernur Jatim Abdul Aziz mengatakan pada awak media, bahwa Cagub Tri Risma Harini dan Gus Hans, konsentrasi yang untuk wilayah Kota Batu akan melestarikan wisata religi. Akan tetapi wisata religi itu tidak hanya fokus pada muslim saja, melainkan akan pada wisata religi di seluruh penganut agama dan kepercayaan yang di sahkan oleh negara termasuk pelestarian budaya.
Seperti persoalan wisata religi peninggalan sejarah kerajaan jaman Majapahit beberapa ratus tahun silam. Yang hingga sampai saat ini masih ada, Candi Songgoriti, plus sumber air panas belerang. Tetapi obyek di Songgoriti yang berada di Kelurahan Songgokerto Kecamatan Batu Kota Batu masih menjadi persoalan tidak pernah selesai.
“Karena terkait kepemilikan aset itu, apakah aset tersebut masuk wilayah Kabupaten Malang atau masuk wilayah aset Kota Batu. Hal ini sebuah usulan warga Kota Batu, semoga Cagub No.3 Risma & Gus Hans, akan bisa menyelesaikan Songgoriti bisa klir and klien. Agar tidak berlarut-larut sesuai harapan warga Songgokerto atau yang cukup dikenal wilayah Songgoriti,” ucap jubir Cagub Jatim Abdul Aziz.
Ketika aset Songgoriti yang sesuai UU Otonomi Daerah, yang mana barang bergerak ataupun tidak bergerak yang berada di wilayah tersebut. Maka harus masuk aset daerah yang saat ini di wilayah Kota Batu yang sudah berdiri menjadi Kota 23 tahun hingga sampai saat ini. Maka ketika sudah ada kejelasan terkait konflik Songgoriti antara Pemkab Malang dan Kota Batu maka akan mudah pengembangan wisatanya.
“Apalagi dari Paslon No.3 Kris Dayanti & Krisna Dewanata Phrosakh (KRIDA) keduanya sudah sama-sama pernah menjadi anggota DPR RI yang saling mewarnai di dalam komisinya. Maka Paslon Kada dan Wakada Batu (KRIDA) yang memiliki akses dunia pariwisata sekala Nasional maupun Internasional bisa mendunia. Hal ini akan sangat mudah Paslon KRIDA untuk menghadirkan calon wisatawan sekelas Asia dan Eropa,”ujar Abdul Aziz
Disebutkan lagi, Cagub Jatim Tri Risma Harini dan Gus Hans, akan tetap selalu berkomitmen menjaga toleransi dan keberagaman lokal wes dem (kearifan lokal). Karena dengan waktu dekat ini Calon Gubernur Jatim Tri Risma pada 15 November 2024, akan mendapat Piagam Penghargaan (Reward) sebagai Seorang Birokrat Sebagai Penjaga Keberagaman. Karena Tri Risma tidak pernah membeda -bedakan seluruh agama, karena sangat menghargai hak dan martabat hak asasi paling hakiki.
“Maka sosok Tri Risma Calon Gubernur Jatim ini, menjadi Magnet Jawa Timur yang klir and klin, jujur, lurus, tidak pernah korupsi, tegas, dan tidak pernah main-main dengan anggaran pemerintah. Ketika menjabat Walikota Surabaya dua periode hingga sampai menjabat Menteri Sosial. Maka warga Jatim akan tahu nantinya insyaallah Risma & Gus Hans menjabat Gubernur Jatim. Dan sistim penyelenggaraan Pemerintahan Jatim akan resik-resik dari korupsi,”tutupnya.
Pewarta : (Wanto)










