Home / PEMERINTAH / SOSIAL

Jumat, 16 Oktober 2026 - 16:00 WIB

Khofifah Gelar Khitan Gratis bagi 175 Anak di Sumenep

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadirkan layanan khitan gratis bagi 175 anak serta pemeriksaan kesehatan umum, gigi dan mulut, hingga bantuan pencegahan stunting dalam kegiatan bakti sosial memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026).

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menghadirkan layanan khitan gratis bagi 175 anak serta pemeriksaan kesehatan umum, gigi dan mulut, hingga bantuan pencegahan stunting dalam kegiatan bakti sosial memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026).

TARGETNEWS.ID SUMENEP – Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur tak sekadar menjadi momentum perayaan. Di Pantai Slopeng, Kabupaten Sumenep, Rabu (14/10/2026), pemerintah menghadirkan berbagai layanan kesehatan dan bantuan sosial yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, mulai dari khitanan massal gratis hingga pemeriksaan kesehatan bagi orang dewasa dan lansia.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, kegiatan tersebut merupakan wujud kepedulian pemerintah terhadap kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan akses pelayanan medis.

Antusiasme warga terlihat dari jumlah peserta khitanan massal. Sebanyak 150 anak tercatat mengikuti kegiatan tersebut. Melihat tingginya minat masyarakat, kapasitas pelayanan kemudian ditambah hingga mampu menjangkau 175 anak.

“Pendekatan pembangunan yang kita lakukan adalah pendekatan Indeks Pembangunan Manusia atau Human Development Index. Ada tiga dimensi penting yang terus kita kuatkan, yaitu kesehatan, pendidikan, dan ekonomi,” ujar Khofifah.

Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya diukur melalui capaian fisik dan pertumbuhan ekonomi. Akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan yang memadai juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

“Karena itu, layanan dan bantuan yang kita hadirkan hari ini diharapkan bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk khitan massal yang ternyata mendapat antusiasme yang cukup besar dari masyarakat,” imbuhnya.

Pelayanan Khitan dengan Mengutamakan Keselamatan Anak

Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, kegiatan khitanan massal melibatkan tenaga kesehatan dari sejumlah rumah sakit di Jawa Timur, dengan dukungan konsultan spesialis urologi dan anestesi.

Sebanyak 25 meja tindakan disiapkan lengkap dengan peralatan medis, obat-obatan, serta bahan medis habis pakai.

Sebelum menjalani tindakan, setiap peserta melewati tahapan pendaftaran dan verifikasi identitas, skrining riwayat kesehatan, pemeriksaan tanda vital, serta pemeriksaan kondisi fisik. Orang tua atau wali juga mendapatkan penjelasan mengenai tindakan medis yang akan dilakukan dan diminta memberikan persetujuan.

Baca juga  Pemkot Tegal Apresiasi Wajib Pajak Berprestasi

Setelah tindakan, peserta memperoleh obat sesuai indikasi medis, surat kontrol, bingkisan, serta edukasi mengenai perawatan pascakhitan. Pendampingan tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keselamatan dan kenyamanan anak, tidak hanya selama tindakan, tetapi juga setelah mereka kembali ke rumah.

Khofifah menegaskan, pelayanan yang menjawab kebutuhan masyarakat memerlukan kerja sama lintas sektor, termasuk antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten.

“Kolaborasi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten menjadi sangat penting. Kita ingin memastikan bahwa program pembangunan dan bantuan yang diberikan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,” ungkapnya.

Pemeriksaan Kesehatan Menjangkau Dewasa dan Lansia

Selain khitanan massal, bakti sosial terpadu di Pantai Slopeng juga menyediakan pemeriksaan kesehatan umum serta pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.

Layanan kesehatan umum menyasar 240 orang, khususnya kalangan dewasa dan lansia. Pemeriksaan meliputi status gizi, gula darah, kesehatan jantung, serta faktor risiko stroke. Mobil rontgen turut disiapkan untuk mendukung pemeriksaan bagi masyarakat yang memiliki faktor risiko tuberkulosis (TBC).

Sebanyak 20 tenaga kesehatan diterjunkan untuk memberikan pelayanan. Mereka berasal dari Puskesmas Dasuk Kabupaten Sumenep, RS Pura Raharja Surabaya, Ikatan Alumni Universitas Airlangga (IKA UNAIR), serta TNI Angkatan Laut.

Melalui pemeriksaan tersebut, masyarakat diharapkan memperoleh edukasi mengenai kondisi kesehatannya sekaligus kesempatan untuk mendeteksi lebih dini faktor risiko maupun gangguan kesehatan yang memerlukan penanganan lanjutan.

Sementara itu, pelayanan kesehatan gigi dan mulut didukung jajaran TNI dan IKA UNAIR. Sejumlah tenaga medis, termasuk dokter gigi dari Surabaya, Sidoarjo, Madiun, dan Sumenep, dilibatkan untuk memberikan pemeriksaan serta tindakan sesuai kebutuhan medis.

Baca juga  Bupati Tegal Tegaskan Profiling 600 ASN Bukan Seleksi Jabatan

Mobil klinik gigi juga disiapkan guna menunjang pelayanan kepada masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada IKA UNAIR yang telah memberikan dukungan tenaga medis, termasuk dokter gigi. Kolaborasi seperti ini sangat penting agar pelayanan kesehatan dapat menjangkau masyarakat lebih luas,” tutur Khofifah.

Perhatian bagi Ibu Hamil dan Balita

Perhatian terhadap kesehatan keluarga turut diwujudkan melalui penyiapan 100 paket bantuan dari BAZNAS Jawa Timur untuk mendukung upaya pencegahan stunting, khususnya bagi ibu hamil dan balita yang mengalami masalah gizi.

Berbagai layanan tersebut menjadi bagian dari rangkaian bakti sosial terpadu yang tidak hanya berfokus pada kesehatan, tetapi juga mencakup layanan publik, literasi, dan bantuan untuk mendukung kemandirian ekonomi masyarakat.

Khofifah menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat, mulai dari tenaga kesehatan, jajaran TNI, Pemerintah Kabupaten Sumenep, BAZNAS, IKA UNAIR, hingga unsur masyarakat yang ikut mendukung kegiatan.

Menurutnya, semangat gotong royong menjadi modal penting agar pelayanan publik semakin dekat dengan kebutuhan warga dan manfaat pembangunan dapat dirasakan secara lebih luas.

“Sinergi ini menjadi kekuatan luar biasa. Peringatan Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Timur bukan sekadar perayaan, tetapi momentum untuk menghadirkan kegiatan yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat,” harapnya.

Ia berharap, rangkaian kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi masyarakat sekaligus memperkuat komitmen pembangunan manusia di Jawa Timur.

“Mudah-mudahan seluruh ikhtiar ini membawa manfaat dan barokah bagi masyarakat Jawa Timur,” pungkasnya.

(Anil)

Share :

Baca Juga

NEWS

Penyuluhan Hukum Perkuat Integritas dan Keberanian Aparatur Pemkab Brebes

PEMERINTAH

Komunikasi Publik Brebes Didorong Tak Sekadar Kejar Viral

HUKUM

Sebaiknya Bupati Copot Kepala DLH Kab Bekasi

KEAGAMAAN

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tegal Hadiri Pembukaan MTQ Nasional XXXI 2026

NEWS

Wali Kota Tegal Berangkatkan ETK 2026, Pramuka Didorong Jadi Pelopor Swasembada Pangan

MASYARAKAT

Buka Muslok XI Orari Kota Tegal, Wali Kota Dorong Peran Radio Amatir dalam Penanggulangan Bencana

NEWS

Polres Trenggalek Salurkan Ribuan Liter Air Bersih Patroli Gentong

KEAGAMAAN

Pemkab Tegal Siapkan Rp21,1 Miliar untuk Insentif Pengajar Keagamaan Islam